Penguatan Moderasi Beragama ASN Guru dan Dosen, Ditjen Pendis: Ini Pekerjaan Besar

- Minggu, 22 Agustus 2021 | 21:50 WIB
Ilustrasi Siswi Madrasah (Dok.Kemenag)
Ilustrasi Siswi Madrasah (Dok.Kemenag)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Program penguatan moderasi beragama terus bergulir. Sekretaris Ditjen Pendis Rohmat Mulyana memastikan pihaknya akan melakukan penguatan moderasi beragama di level institusi, dengan sasaran ASN, Guru dan Dosen.

"Jumlahnya banyak sekali. Ini pekerjaan besar,” ujarnya saat Rakor Moderasi Kementerian Agama, Kamis (19/8/2021), di Jakarta.

Rakor daring dan luring ini dibuka oleh Sekjen Kemenag Nizar. Hadir, konsultan moderasi beragama Lukman Halim Saifuddin dan Alisa Wahid, Stafsus Bidang Moderasi Beragama Isfah Abidal Aziz, para Sesditjen Unit Eseleon l Kemenag RI, dan anggota Pokja Moderasi Pusat.

Baca Juga: MPL ID Season 8, Meski Menang RRQ Masih Tertahan di Papan Tengah

Pokja Moderasi Beragama Kemenag diminta memastikan jadwal pelaksanaan program/kegiatan di setiap Unit Eselon I agar sesuai arah, konten, peta jalan dan anggaran yang tersedia.

"Implementasi program membutuhkan koordinasi dan sinkronisasi dengan unit kerja lain. Ditjen Pendis misalnya akan menempuh pola kerjasama dengan Pusdiklat untuk melatih pendidik atau tenaga kependidikan," kata Rohmat Mulyana.

Disampaikan Rohmat, Ditjen Pendis saat ini sudah menyusun Modul Moderasi Beragama masing-masing untuk lingkup Pendidikan Agama Islam (PAI), Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), dan pesantren.

"Saya kira kontennya harus mendapat telaahan Pokja Moderasi Kementerian Agama," katanya.

Baca Juga: GPND Jateng Donor Plasma Konvalesen Terbanyak

Sekjen Kementerian Agama Nizar meminta agar unit Eselon I mengharmonisasi seluruh program/kegiatan dengan hasil Rakor Percepatan Pelaksanaan Program Moderasi ini.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Safar: Program JKN KIS, Jaminan Kesehatan yang Mumpuni

Selasa, 7 Desember 2021 | 14:07 WIB
X