Kabar Tak Ada Slot PNS untuk Guru Honorer di 2022, Komisi X Desak Kemendikbud Beri Penjelasan

- Sabtu, 21 Agustus 2021 | 15:49 WIB
Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda (dua dari kanan) saat bertemu dengan perwakilan guru beberapa waktu lalu. (suaramerdeka.com/dok)
Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda (dua dari kanan) saat bertemu dengan perwakilan guru beberapa waktu lalu. (suaramerdeka.com/dok)

 

JAKARTA, suaramerdeka.com – Kabar tidak adanya slot CPNS untuk pengajar dalam seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2022 membuat resah jutaan guru honorer di tanah air.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset Teknologi (Kemendikbud Ristek) harus segera memberikan penjelasan sehingga kabar tersebut tidak menjadi isu liar.

“Kami meminta Kemendikbud Ristek dan pihak terkait segera memberikan kejelasan atas informasi tidak adanya slot CPNS bagi guru untuk seleksi ASN tahun 2022. Kami menerima banyak protes dan ungkapan keresahan dari para guru atas informasi tersebut,” ujar Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda, Sabtu (21/8/2021).

Baca Juga: Sejak 2018, Polri sudah Lakukan Penegakan Hukum 14 Pinjol Ilegal

Huda menjelaskan kabar tidak adanya slot CPNS bagi guru memang menjadi isu sensitif. Tahun lalu ini isu ini beredar kencang di mana Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan format terbaik ASN untuk guru adalah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Pernyataan BKN ini kemudian menimbulkan gelombang protes dari para guru sehingga Kemendikbud menyatakan jika penutupan slot CPNS untuk guru hanya untuk tahun anggaran 2021 karena adanya seleksi pengangkatan sejuta guru honorer menjadi PPPK.

“Peniadaan slot CPNS untuk guru ini merupakan isu sensitif, tidak hanya meresahkan para jutaan guru honorer, tetapi juga berpengaruh pada masa depan Pendidikan di tanah air,” katanya.

Baca Juga: Sinovac Diragukan Kemanjurannya, Ini Penjelasan Kemenkes dan WHO

Dia mengatakan penutupan slot CPNS bagi guru bakal menurunkan minat generasi muda Indonesia untuk mengeluti profesi pendidik di masa depan. Menurutnya akan berkembang pandangan jika jaminan kesejahteraan untuk pendidik di Indonesia bakal kian tidak jelas.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Peringati HSN, Ini Bunyi Ikrar Santri Indonesia

Selasa, 19 Oktober 2021 | 15:16 WIB

Simak Filosofi Tema dan Logo Hari Santri Nasional 2021

Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:28 WIB
X