Sinovac Diragukan Kemanjurannya, Ini Penjelasan Kemenkes dan WHO

- Sabtu, 21 Agustus 2021 | 14:46 WIB
Hoaks Vaksin Sinovac Tak Manjur/Foto Kominfo)
Hoaks Vaksin Sinovac Tak Manjur/Foto Kominfo)


JAKARTA, suaramerdeka.com - Vaksin Covid-19 Sinovac diragukan kemanjurannya. Pesan berantai tersebut beredar di media sosial WhatsApp beberapa bulan lalu. Pesan berantai tersebut menyertakan juga tautan berita dari sejumlah media.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Siti Nadia Tarmizi, menanggapi pesan berantai tersebut. Ia menegaskan, Sinovac masin efektif mencegah penularan virus Corona.

Seperti dikutip dari Katadata.co.d, dalam uji klinis tahap tiga di Bandung, Jawa Barat, hasil efikasi vaksin Corona Sinovac sebesar 65,3%. Vaksin Sinovac juga sudah mendapatkan izin penggunaan darurat (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Baca Juga: Ibu Negara Iriana Jokowi Targetkan Rendang Masuk Warisan Budaya Tak Benda dari Indonesia oleh UNESCO

Sementara, Konselor bidang Sains dan Teknologi Kedutaan Besar Tiongkok di Jakarta, Yi Fanping, seperti dikutip dari Antara, mengatakan, Tiongkok masih konsisten mementingkan keamanan dan efektivitas vaksin.

Bahkan, hingga kini, Tiongkok masih menggunakan vaksin Sinovac dan Sinopharm.

WHO sendiri, berdasarkan informasi dari produsen, mencatat, sebanyak 495,8 juta dosis vaksin Sinovac telah dibeli oleh 27 negara, hingga 28 Mei 2021. Indonesia merupakan negara pembeli terbanyak, yakni 125,5 juta dosis. Diikuti Turki dan Brasil yang sebesar 100 juta dosis.

Klaim informasi yang menyatakan vaksin Sinovac tidak manjur dan Tiongkok sudah beralih menggunakan vaksin lainnya adalah tidak benar. Pesan berantai tersebut juga sudah dinyatakan hoaks atau informasi yang keliru oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI.

Hingga kini Tiongkok masih mewajibkan warganya vaksinasi menggunakan vaksin Sinovac. Sementara, vaksin Pfizer digunakan sebagai booster bagi yang sudah divaksinasi secara penuh di negara tersebut.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Munas Alim Ulama, PPP Jajaki Dukungan Capres

Senin, 18 Oktober 2021 | 17:10 WIB

Saatnya, Kawasan Selatan Jabar Jadi Sasaran Menawan

Senin, 18 Oktober 2021 | 15:32 WIB
X