Mal Kembali Dibuka, WHO Ingatkan Mobilitas Tinggi Bisa Picu Kenaikan Kasus Covid-19

- Jumat, 20 Agustus 2021 | 14:36 WIB
Mal Sarinah Jakarta. (Foto: sarinah.co.id)
Mal Sarinah Jakarta. (Foto: sarinah.co.id)



JAKARTA, suaramerdeka.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menilai keputusan pemerintah Indonesia yang mulai mengizinkan mal, pusat belanjaan dan restoran untuk kembali beroperasi, bisa memicu peningkatan mobilitas dan berdampak melonjaknya kasus positif Covid-19.

"Perumusan rencana konkret dan tindakan mendesak sangat penting untuk mengantisipasi dan memitigasi dampak peningkatan mobilitas warga terhadap transmisi Covid-19 dan kapasitas sistem kesehatan di tingkat nasional dan daerah," demikian tertulis dalam laporan WHO, seperti dikutip dari Katadata.co.id, Jumat (20/8).

WHO mendesak pemerintah Indonesia untuk menyikapi peningkatan mobilitas di tengah pandemi akibat pelonggaran tersebut.

Baca Juga: Cegah Kerumunan, Petugas Kecamatan Antar Dokumen Kependudukan ke Rumah

Berdasarkan pantauan WHO, tren mobilitas warga di Pulau Jawa, khususnya Jawa Barat, Jawa Tengah dan Banten memiliki peningkatan signifikan, bahkan hampir sama seperti sebelum pandemi muncul.

Sejumlah provinsi juga masih melaporkan angka penularan yang tinggi pada level komunitas dalam hal insiden mingguan Covid-19 per 100.000 penduduk, jumlah mingguan terkonfirmasi Covid-19 kematian per 100.000 populasi dan uji proporsi positif mulai dari 22 hingga 57%.

Sebagai informasi, dalam perpanjangan PPKM level 1-4 Jawa-Bali hingga 23 Agustus mendatang, pemerintah melonggarkan sejumlah aktivitas, di antaranya, mengizinkan pusat belanja untuk beroperasi dengan kapasitas maksimal 50% dan restoran diizinkan melayani dine-in atau makan di tempat dengan kapasitas maksimal 25% atau dua orang per meja.

Baca Juga: Endemi Masih Akan Lama Terjadi, Padahal Pandemi Diprediksi Baru Berakhir Pertengahan 2022

Hal ini tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 34 Tahun 2021 yang ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada Senin (16/8).

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Kata Data

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X