Endemi Masih Akan Lama Terjadi, Padahal Pandemi Diprediksi Baru Berakhir Pertengahan 2022

- Jumat, 20 Agustus 2021 | 12:20 WIB
Sepasang warga dengan mengenakan masker berjalan di salah satu jantung kota Korsel/Foto Pikiran Rakyat
Sepasang warga dengan mengenakan masker berjalan di salah satu jantung kota Korsel/Foto Pikiran Rakyat



JAKARTA, suaramerdeka.com - Epidemiolog dari Griffith University Dicky Budiman memperkirakan penurunan status pandemi menjadi endemi masih akan lama terjadi.

"Hal ini menjadi endemi bukan dalam waktu dekat," kata Epidemiolog dari Griffith University Dicky Budiman dikutip dari Katadata.co.id, Kamis (19/8).

Sebagaimana diketahui, pandemi merujuk pada wabah penyakit yang terjadi secara serentak di seluruh dunia sedangkan endemi merupakan penyakit yang berjangkit di suatu daerah atau pada suatu golongan masyarakat tertentu saja.

Dicky berpendapat, endemi akan terjadi apabila pandemi telah berakhir, dan dirinya memprediksi pandemi baru akan berakhir setidaknya pada pertengahan atau akhir 2022.

Baca Juga: Harga PCR Diturunkan, Bantu Pacu Testing dan Tracing Tentukan Pola Penyebaran Covid-19

"Dengan catatan tidak ada varian lebih ganas dari Delta," ujar dia.

Sebagai informasi, epidemi terjadi ketika suatu penyakit menyebar dengan cepat hanya di negara tertentu serta mulai memengharuhi populasi penduduk di wilayah itu.

Dicky pun memperkirakan, sejumlah negara masih akan mengalami epidemi Covid-19. Sementara, sebagian besar manusia di berbagai negara sudah memiliki imunitas terhadap virus corona. Kemudian, virus SARS-CoV 2 itu akan menjadi endemi. Adapun, endemi merupakan penyakit yang menucl dan menjadi karakteristik di wilayah tertentu.

"Covid-19 akan menjadi endemi itu hal yang semakin kuat dan mendekati kepastian," katanya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Kata Data

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Atlet Program Semarang Emas Jalani Tes Fisik

Minggu, 28 November 2021 | 13:41 WIB

Banjir Bandang di Garut, 21 Rumah Rusak

Minggu, 28 November 2021 | 08:42 WIB

Rais Aam PBNU Putuskan Muktamar 17 Desember

Jumat, 26 November 2021 | 23:03 WIB
X