Stok Harus Habis, Presiden Lihat dari Dekat Vaksinasi Pelajar di Madiun

- Kamis, 19 Agustus 2021 | 17:16 WIB
Presiden Jokowi didampingi Kepala BIN Budi Gunawan saat meninjau vaksinasi massal pelajar.(Foto: ist)
Presiden Jokowi didampingi Kepala BIN Budi Gunawan saat meninjau vaksinasi massal pelajar.(Foto: ist)

Lakukan Serentak

Kepala BIN Budi Gunawan mengatakan vaksinasi yang terus berjalan menjadi penyemangat bagi semua untuk terus berjuang mewujudkan target vaksin.

Pemerintah menargetkan dua juta dosis per hari dan herd immunity nasional pada akhir tahun 2021.

"Belajar dari pengalaman penerapan PPKM Jawa-Bali diikuti dengan vaksin massif berdampak pada turunnya angka kasus positif dan turunnya angka kematian. Tentunya ini memberikan signal dan harapan bagi masyarakat, vaksinasi menjadi salah satu kunci utama dalam penanggulangan Covid-19," imbuh Budi Gunawan.

Ia menjelaskan pelaksanaan vaksinasi di wilayah Jawa Timur dilakukan di Kabupaten Madiun.

Baca Juga: Turis Asing Benci Ini dari Orang Indonesia, Yuk Kepoin!

Vaksinasi pelajar di pusatkan di SMP Negeri 3 Mejayan sebanyak 2.500.

Vaksin untuk pelajar SMP dan MTS sebanyak 1.050 orang (SMPN 1, 2 3, SMP Muhammadiyah Dan MTSN Mejayan).

Sementara SMA, SMK, MAN sebanyak 1.300 orang (SMKN Wonoasri, SMKN Mejayan, SMK Model, SMK, PGRI Wonoasri, MAN Mejayan) dan tiga pesantren 150 Orang MTS (Ponpes Pilangkenceng, Pondok Klencong, Ponpes Basyariah).

"Vaksinasi Door to Door sebanyak 3.000 orang selama dua hari di Kampung Pesilat, Kelurahan Krajan Kecamatan Kejayan, Kabupaten Madiun dan pembagian bansos. Penelitian tentang efektifitas vaksin Door to Door membuktikan bahwa terjadi peningkatan partisipasi masyarakat, menjangkau keluarga yang belum memiliki akses, takut keluar rumah untuk menghindari kerumunan dan penularan Covid-19," jelasnya.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Gita Amperiawan Jadi Dirut DI yang Gres

Jumat, 28 Januari 2022 | 00:13 WIB
X