Tes PCR Melebihi Tarif yang Ditetapkan, Kabareskrim Minta Masyarakat Lapor

- Kamis, 19 Agustus 2021 | 16:50 WIB
ilustrasi  tes swab PCR @ suaramerdeka.com/Riyono Toepra
ilustrasi tes swab PCR @ suaramerdeka.com/Riyono Toepra

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Komisaris Jenderal (Komjen) Pol Agus Andrianto mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan oknum yang mematok harga Tes PCR di atas harga yang ditentukan pemerintah.

Terlebih, Kementerian Kesehatan telah menurunkan batas tarif tertinggi pemeriksaan screening Covid-19.

Pemerintah telah menetapkan harga tertinggi Tes PCR sebesar Rp495 ribu untuk Jawa-Bali, dan Rp525 ribu untuk daerah luar Jawa-Bali.

Atas penetapan harga dari pemerintah itu, Agus menyebut, pihaknya akan melakukan pengawasan, pemantauan serta pengamanan terkait tes PCR tersebut.

Baca Juga: Turis Asing Benci Ini dari Orang Indonesia, Yuk Kepoin!

“Karena itu, kami mohon partisipasi masyarakat sangat kami harapkan untuk menginformasikan bila ada penyedia jasa PCR menetapkan tarif di atas yang sudah ditetapkan pemerintah,” kata Komjen Pol Agus Andrianto, Kamis, 19 Agustus 2021.

Agus menjelaskan, pengawasan implementasi kebijakan tersebut akan dilakukan oleh jajaran kepolisian yang tersebar di seluruh Indonesia.

Artinya, Polri telah mengerahkan personel dari mulai dari tingkat Bareskrim Mabes Polri hingga reserse kewilayahan untuk mengawasi hal tersebut.

Selain itu, Agus menyebut, selama ini Polri telah memiliki Satuan Tugas (Satgas) Penegakan Hukum dengan sandi Aman Nusa II untuk menindak pihak-pihak yang melanggar kebijakan pemerintah terkait penanganan pandemi.

Baca Juga: Simpan Sabu, Oknum Pengelola Bisnis Paralayang Ditangkap BNNP DIY

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Sumber: Humas Polri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

7 Fakta Meninggalnya Ameer Azzikra, Adik Alvin Faiz

Senin, 29 November 2021 | 18:55 WIB
X