Kasus Menghalangi Mobil Ambulans, Oknum TNI Dikenakan Dua Pasal

- Kamis, 19 Agustus 2021 | 12:57 WIB
Ditahan. (ilustrasi, pikiran rakyat)
Ditahan. (ilustrasi, pikiran rakyat)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kasus yang tengah viral saat ini adalah seorang oknum TNI yang menghalangi mobil ambulans.

Berawal ketika mobil ambulans yang membawa bayi dalam kondisi kritis, melintas kencang menuju RSUD Budi Asih Jakarta.

Mobil ambulans yang dikemudikan Gholib itu mengurangi kecepatannya saat akan berhenti di lampu merah Jalan Otista Raya, Jakarta Timur.

Baca Juga: 18 Agustus Hari Konstitusi, UUD 1945 Refleksi Bernegara Bangsa Indonesia

Saat akan berhenti, mobil ambulans menyenggol kaca spion kendaraan milik oknum TNI.

Mengetahui hal itu oknum TNI lalu mengejar mobil ambulans dan selanjutnya menghalangi  laju mobil ambulans.

"Bagaimana tanggapan kalian? Padahal jelas saya sedang membawa pasien Emergency (Kode MERAH) di mana pasien tersebut adalah bayi menggunakan inkubator dan kondisi udah sangat kritis karena lahir secara prematur," kata Gholib, seperti yang dikutip suaramerdeka.com dari pikiran-rakyat.com, kamis, 19 Agustus 2021.

Namun, kata Gholib, setelah sampai di rumah sakit, bayi yang kritis itu telah meninggal dunia.

Baca Juga: 74 Warga Binaan Rutan Banjarnegara Terima Remisi, Satu Napi Bebas

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Terkini

Berhasil Kabur, Bandar Narkoba Tabrak Anggota Polisi

Senin, 22 November 2021 | 11:58 WIB

Sepanjang 2021, Polri Tangani 69 Kasus Mafia Tanah

Jumat, 19 November 2021 | 15:11 WIB
X