Tingkat Keterisian Rumah Sakit di Jabar Makin Rendah

- Rabu, 18 Agustus 2021 | 20:44 WIB
Ilustrasi tempat isolasi mandiri pasien Corona. Foto/Antara
Ilustrasi tempat isolasi mandiri pasien Corona. Foto/Antara

BANDUNG, suaramerdeka.com - Tingkat keterisian rumah sakit (bed occupancy rate) di Jabar terus menunjukan tren menurun selama pemberlakuan PPKM Level. Bahkan angkanya cukup signifikan.

"Ini jadi rekor terendah dalam sejarah pengendalian Covid-19 di rumah sakit, yakni 27 persen," kata Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dalam keterangannya, Rabu (18/6).

Kondisi tersebut diikuti pula dengan tren kasus yang melandai di 27 kabupaten dan kota.

Pasalnya, tak ada lagi wilayah di Tatar Pasundan yang masuk kategori zona merah. Semuanya, beranjak ke risiko sedang.

Baca Juga: Rawan Kecelakaan, Anggota DPD Abdul Kholik Desak BPJT Audit Keselamatan Jalan Tol

Meski demikian, katanya, pihaknya masih mempunyai pekerjaan rumah mengingat mayoritas pasien Covid-19 berada di rumah-rumah sehingga mendesak untuk dituntaskan.

Untuk itu, pelayanan telemedicine dan pengiriman obat dan suplemen makin dioptimalkan.

Bahkan untuk konsultasi kesehatan itu, jumlah pertanyaan yang masuk mencapai 50 ribu. Jumlah dokter yang bertugas 13 orang.

Sedangkan untuk pengiriman obat dan suplemen, sudah mencapai 20 ribu paket dari puluhan ribu yang meminta.

Baca Juga: Erick Thohir Minta Kinerja BUMN Lebih Efisien: Jangan Lelah Melayani Rakyat

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menyikapi Penurunan Kualitas Demokrasi Selama Pandemi

Kamis, 2 Desember 2021 | 21:23 WIB
X