Inilah PR Bagi Kepengurusan Baru Pemuda Muhammadiyah DIY

KMP
- Minggu, 24 Februari 2019 | 10:31 WIB
Foto Istimewa
Foto Istimewa

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Musyawarah Wilayah Pemuda Muhammadiyah DIY dilaksanakan di SD Muhammadiyah Condongcatur untuk memilih kepengurusan Wilayah Pemuda Muhammadiyah DIY yang telah berakhir, Sabtu (23/2). 

Ketua Pengurus Wilayah Pemuda Muhammadiyah DIY periode 2014-2019, Iwan Setiawan, mengatakan pekerjaan rumah (PR) pengurus wilayah Pemuda Muhammadiyah mendatang adalah gerakan dakwah. Di mana dakwah itu bukan hanya sekedar mengisi pengajian tetapi bisa dakwah melalui ekonomi, politik dan sebagainya.

Adapun PR terbesar dari pengurus baru nantinya yang pertama adalah tentang ekonomi di antaranya ekonomi anak muda, ataupun ekonomi jamaah Muhammadiyah. Selain itu juga perlu adanya pemberdayaan yang ekonominya masih dalam kategori UMKM sehingga diharapkan bisa menjadi pengusaha besar.

Pekerjaan rumah yang kedua adalah berkaitan dengan dakwah di publik. Menurutnya dakwah publik itu bukan hanya sekedar Partai Politik (parpol) atau bukan sekedar mengisi wilayah publik melalui seruan-seruan moral. Karena Muhammadiyah bukan parpol maka seruan moral selanjutnya bisa dilakukan untuk mengisi di kepemiluan.

"Bisa lewat Bawaslu, KPU dan yang paling pokok juga distribusi kader ke partai politik,"tuturnya di sela Muswil Pemuda Muhammadiyah, Sabtu (23/2/2019) malam.

Jelang pemilu, Pemuda Muhammadiyah tarikan juga perlu menata kadernya untuk masuk ke dalam wilayah politik praktis. Yaitu secara sederhana pemuda Muhammadiyah harus mengikuti prinsip Muhammadiyah yaitu Muhammadiyah bukan sebagai partai politik sehingga tidak perlu juga kita menyampaikan berkaitan dengan aspirasinya ke pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 atau 02. 

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Sunanto, mengatakan ketua baru yang terpilih dan pengurusnya adalah orang-orang yang mengabdikan dirinya untuk Muhammadiyah. Di samping itu, sinergitas antara gerakan baik pusat wilayah daerah sama capaian-capaian harus dilakukan.

Ke depan gerakan yang sangat penting dilakukan oleh Pemuda Muhammadiyah adalah untuk membangun upaya gerakan dakwah yang harus dilakukan adalah gerakan yang dakwah yang menggembirakan untuk masyarakat. Gerakan dakwah yang menggembirakan adalah  bagaimana dakwah itu selalu memahami tentang kebutuhan masyarakat.

"Jadi tidak bisa memaksakan prinsip kita kepada orang yang lebih tua jadi pelan pelan secara kultur dibangun oleh oleh gerakan Pemuda Muhammadiyah tanpa memaksakan kepentingan atau yang dipahami diri kita kepada orang lain,"ujarnya.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

Sempat Jadi Sultan, Warga Kampung Miliarder Kini Galau

Selasa, 25 Januari 2022 | 22:55 WIB

RK: Kita Tak Pernah Merencanakan Pembangunan Ibukota

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:42 WIB
X