Menag RI dan Dubes UEA Bahas Kerjasama Keagamaan

- Senin, 16 Agustus 2021 | 19:39 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berkreasi secara virtual melalui video conference dengan Dubes Indonesia di Abu Dhabi Husin Baqis
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berkreasi secara virtual melalui video conference dengan Dubes Indonesia di Abu Dhabi Husin Baqis

JAKARTA, suaramerdeka.com - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berkreasi secara virtual melalui video conference dengan Dubes Indonesia di Abu Dhabi Husin Baqis. Kedua pihak membahas sejumlah agenda kerjasama antara Kemenag dengan pemerintah Uni Emirat Arab.

Kerja sama yang dibahas antara lain terkait pengiriman 100 imam masjid ke UEA, Islamic Center di Solo, dan bantuan percetakan Al-Quran.

Menag menegaskan komitmennya untuk memenuhi kebutuhan Abu Dhabi terhadap 100 imam masjid dari Indonesia. Menurutnya, hubungan dan sinergitas program Kementerian Agama-Abu Dhabi selama ini berjalan dengan baik.

Baca Juga: Naskah Asli Proklamasi Kembali Dihadirkan di Peringatan HUT ke-76 RI, ANRI Ikut Bangga

"Terkait pengiriman 100 imam masjid ke Abu Dhabi, kita akan siapkan. Insya Allah sebelum November sudah bisa memenuhi 100 imam, atau setengahnya," ujar Menag Yaqut, pekan kemarin.

Berkenaan rencana pembangunan Islamic Center di Solo Menag mengatakan bahwa itu bisa dijadikan sebagai simbol moderasi beragama. "Ada opsi yang dibangun di luar Solo, misalnya Jawa Barat. Apakah ini mungkin diterima," tanya Menag Yaqut.

Tentang pengelolaan wakaf produktif, Menag mengaku akan belajar dengan Abu Dhabi. Sebab, di Indonesia, masih ada sejumlah hambatan.

Kerjasama lainnya yang didiskusikan adalah percetakan Al-Qur'an. Menag menyampaikan bahwa Kementerian Agama sudah memiliki percetakan Al-Qur'an. Namun peralatannya sudah lama.

"Agar lebih baik, kita bisa bekerja sama dan dibantu oleh Abu Dhabi," tegas Menag Yaqut.

Dijelaskan Menag bahwa sampai saat ini, kebutuhan Al-Qur'an di Indonesia kurang lebih 10juta eksemplar per tahun. Namun karena mesin percetakannya sudah jadul, Kemenag hanya bisa mencetak 200ribu eksemplar per tahun.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

X