Kembangkan Motif Batik dari Rumus Matematika

- Senin, 16 Agustus 2021 | 01:00 WIB
SM/Surya Yuli P - BATIK MATEMATIKA : Dosen Matematika FSM UKSW, Dr Hanna Arini Parhusip di antara karya batik inovasi matematika (Batima) kreasi dan inovasinya. (55)
SM/Surya Yuli P - BATIK MATEMATIKA : Dosen Matematika FSM UKSW, Dr Hanna Arini Parhusip di antara karya batik inovasi matematika (Batima) kreasi dan inovasinya. (55)

Hanna Arini Parhusip

Dosen Matematika Fakultas Sains dan Matematika (FSM) UKSW, Dr Hanna Arini Parhusip, kembali menerima hibah Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus (PPUPIK) Kemendikbud-Ristek. Kegiatan PPUPIK ini merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan semangat kewirausahaan, sesuai dengan bidang ilmu yang diberikan kepada mahasiswa.

MATEMATIKA merupakan salah satu bidang ilmu yang dipelajari mahasiswa di FSM UKSW dan telah dikembangkan sejak 2013. Pada 2020 dia sudah mendapat hibah dan kepercayaan melaksanakan kegiatan PPUPIK.

”Kami mengembangkan batik inovasi matematika/mathematical art in batik (Batima) dan ornament decorative mathematics (Odema), seperti aksesori dari perak, tembaga, dan suvenir seperti gelas, tas dan gantungan kunci,” kata Hanna, kemarin.

Pada kegiatan PPUPIK tahun lalu, pihaknya telah bekerja sama dengan UMKM lokal Salatiga, Solo, Semarang, Purwokerto, dan Yogyakarta. Pada tahun ini, dia melakukan lebih banyak aktivitas pemasaran, bekerja sama dengan Manajemen Wisata Dusun Semilir, Bawen. Mereka memberikan kesempatan kepada Tim PPUPIK UKSW, yang diketuai Hanna untuk menjadi salah satu tenant.

Oleh karena kondisi pandemi berlanjut dengan berbagai PPKM , maka kegiatan pemasaran pada Dusun Semilir belum signifikan. Upaya pemasaran melalui marketplace berbasis internet kemudian dilakukan, meski sebenarnya juga sudah dijalankan pada 2020.

Tahun lalu, Hanna telah memiliki lima hak cipta bersama Agnes Dhika, mahasiswa matematika FSM angkatan 2019. Lalu menerbitkan buku bersama Dhenny Indrajaya, mahasiswa angkatan 2018, dengan penerbit Andi Offset Jogjakarta. Pada tahun ini PPUPIK juga akan menghasilkan hak cipta dan buku bersama mahasiswa lainnya.

Kemudian pada 10 Agustus 2021 ini, dua mahasiswa S1 Matematika FSM berhasil menjadi finalis 10 terbaik Lomba Kreatif dan Inovasi (Krenova) Salatiga, dengan membawa topik ”Silver Math” yang merupakan salah satu jenis produk dari hibah PPUPIK ini. Hanna mengungkapkan, melalui kegiatan PPUPIK, dihasilkan berbagai desain Batima dan Odema.

Di antaranya menggunakan desain kurva parametrik, pemanfaatan aljabar, rumus matematika, dan simbol matematika lainnya. Menurut Hanna banyak sekali simbol dan rumusrumus matematika yang bisa dikembangkan menjadi desain menarik bagi masyarakat.

Halaman:

Editor: Imron Rosadi

Tags

Terkini

X