Ada Empat Isu Strategis Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Ini Penjelasannya

- Sabtu, 14 Agustus 2021 | 20:24 WIB
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah. (suaramerdeka.com/dok)
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah. (suaramerdeka.com/dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemerintah memiliki komitmen yang kuat dalam melindungi kepentingan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) beserta keluarganya.

Komitmen ini dilakukan dengan mengupayakan terwujudnya pemenuhan hak di setiap kegiatan penempatan, mulai dari sebelum bekerja, selama bekerja, hingga setelah bekerja di luar negeri.

"Salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan pelindungan PMI adalah mengubah paradigma yaitu bahwa PMI bukan lagi sebagai obyek, tetapi mereka merupakan subyek penempatan," kata Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, saat menjadi Keynote Speaker pada acara Congress Of Indonesia Diaspora (CID) dengan tema Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Masa Covid-19: Tantangan, Kontribusi, dan Harapan, di Jakarta, Sabtu, 14 Agustus 2021.

Baca Juga: Kembangkan Produk Pertanian, Presiden Minta Kepala Daerah Promosi Produk Berbasis Digital

Ida menuturkan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No. 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (UU PPMI), pemerintah mengharapkan bahwa pada masa yang akan datang, tidak akan ada lagi PMI bekerja di sektor informal yang mengandalkan low skill.

Di mana pada sektor ini sering menjadi sumber permasalahan seperti gaji tidak dibayar, PHK, dan kasus hukum lainnya," katanya.

Terkait hal tersebut, Menteti Ida memiliki empat pandangan startegis di antaranya terkait isu kesehatan; pengawasan dalam menjamin kesehatan fisik dan mental; jaminan sosial; serta penyediaan pusat pelindungan PMI di negara penempatan.

Pertama, mengenai kesehatan Pekerja Migran Indonesia. Menurut UU PPMI, setiap CPMI harus sehat secara jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan surat keterangan sehat berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan dan psikologi.

Baca Juga: Menpora Motivasi Atlet di Paralimpiade Tokyo: Keterbatasan Bukan Penghalang untuk Berprestasi

Kedua, mengenai Pengawasan Pemerintah dalam hal kesehatan fisik dan mental, menurut Pasal 21 UU PPMI, disebutkan bentuk-bentuk pelindungan selama bekerja.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Sumpah Pemuda, Makna Angka 28 Menurut Feng Shui

Rabu, 27 Oktober 2021 | 20:03 WIB

Catat! Cuti Bersama Natal 2021 Resmi Dihapus

Rabu, 27 Oktober 2021 | 18:23 WIB
X