PPKM Turunkan 56,9 Persen Kasus Covid-19, Ini di Balik Alasan Dikeluarkannya Indikator Kematian

- Kamis, 12 Agustus 2021 | 16:47 WIB
Juru Bicara Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Jodi Mahardi/Foto Setkab
Juru Bicara Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Jodi Mahardi/Foto Setkab

Baca Juga: Kerumunan Dilarang, Kegiatan HUT ke-76 RI Diimbau Manfaatkan Kemajuan Teknologi

Ia menyebutkan, beberapa fakta yang ditengarai terkait dengan kematian pasien Covid-19 antara lain: 1. Keterlambatan penanganan pasien karena baru dibawa ke rumah sakit saat terjadi pemburukan; 2. Banyak masyarakat yang tidak bersedia untuk dirawat di Isoter sehingga kondisinya tidak terpantau; 3. Banyak pasien Covid-19 yang mengalami pemburukan berupa penurunan saturasi dengan sangat cepat.

Melihat berbagai indikasi terkait kematian pasien Covid-19, lanjut Jodi, pemerintah melakukan berbagai upaya yaitu dengan memperbanyak tempat tidur isoter di berbagai daerah dan melengkapi kebutuhan seperti nakes, obat-obatan, oksigen, konsumsi pasien dan alat-alat kesehatan yang diperlukan. Selain itu, juga memobilisasi pasien isoman melalui TNI-Polri.

“Khusus di Yogyakarta dan Solo, Group 2 Kopassus di kerahkan untuk memobilisasi pasien isoman agar dapat dimonitor dan antisipasi apabila terjadi pemburukan dapat segera ditangani," sambung Jodi.

Mengenai dikeluarkannya indikator kematian, Juru bicara Menko Kemaritiman dan Ivestasi itu menjelaskan, pertimbangannya karena banyak input data kematian oleh daerah merupakan akumulasi dalam beberapa minggu ke belakang sehingga menimbulkan distorsi assesmen level situasi.

Baca Juga: Puan: Prokes Tetap Nomor Satu, Syarat Sertifikat Vaksin Nomor Dua

Sementara Jurubicara Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi mengakui bahwa pelaksanaan PPKM Darurat atau Level 4 telah menurunkan kasus Covid 19 hingga hampir 60%. Namun ia mengingatkan, perlunya mewaspadai peningkatan kasus di luar Jawa dan Bali.

"Jawa Bali itu punya potensi 70% dari seluruh kasus, tapi setelah PPKM level 4 Bali masih tinggi, demikian juga dengan provrinsi lain di luar Jawa Bali kasusnya bahkan terus meningkat," ungkap Nadia.

Ia menyarankan masyarakat secara individu melaksanakan protokol kesehatan, sementara pemerintah akan terus mendorong penurunan penularan melalui regulasi dan vaksinasi.

Sebelumnya Karopenmas Polri Brigjen Pol. Rusdi Hartono menyampaikan, PPKM Level 4 terbukti akurat menurunkan laju kasus Covid 19 di tanah air.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Liga Italia Pekan 23: Waktunya AC Milan Vs Juventus

Sabtu, 22 Januari 2022 | 06:26 WIB
X