Megawati Heran Tak Banyak yang Kisahkan Perjuangan dan Sikap Bung Hatta

- Kamis, 12 Agustus 2021 | 16:22 WIB
Megawati dan Meutia Farida Hatta webinar khusus untuk memperingati hari lahirnya salah satu proklamator RI Muhammad Hatta (suaramerdeka.com/dok)
Megawati dan Meutia Farida Hatta webinar khusus untuk memperingati hari lahirnya salah satu proklamator RI Muhammad Hatta (suaramerdeka.com/dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - DPP PDI Perjuangan (PDIP) menggelar webinar khusus untuk memperingati hari lahirnya salah satu proklamator RI Muhammad Hatta, yang jatuh pada hari ini, dengan dihadiri langsung ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Sekjen Hasto Kristiyanto.

Putri Bung Hatta, Meutia Farida Hatta, turut hadir di acara yang digelar oleh Badan Nasional Kebudayaan Pusat (BKNP) PDIP, secara virtual melalui akun youtube resmi @bknp pdiperjuangan, Kamis (12/8/2021).

Hadir juga di acara itu sejumlah Ketua DPP PDIP di antaranya Ahmad Basarah dan Tri Rismaharini, serta jajaran BKNP yang dipimpin ketuanya Aria Bima, sekretaris Rano Karno. Anggota DPR dari Fraksi PDIP Paryono, turut hadir di acara itu, bersama ratusan kader partai dari seluruh Indonesia.

"Hari ini hari ulang tahunnya beliau. 12 Agustus 1902, beda usianya satu tahun dengan bapak saya. Umur beliau saat ini 119 tahun jika Beliau masih ada," kata Megawati, putri Proklamator Ir.Soekarno.

Megawati menyapa Meutia Farida Hatta, yang merupakan teman masa kecilnya. Dia mengaku belakangan ini, keluarganya memang jarang bersua dengan keluarga Bung Hatta, berbeda dengan saat mereka saat masih kecil.

"Ketika kami kecil, tentu bapak ibu saya bersahabat dengan Pak Hatta dan Tante Rahmi, panggilannya Ibu Hatta," kata Megawati.

Presiden RI Kelima itu lalu bercerita, dirinya merasa selalu agak cemas bila diajak bertemu Bung Hatta. Soalnya, Megawati merasa Bung Hatta adalah sosok yang sangat berdisiplin dan formal.

"Pak Hatta yang kami pahami, itu orangnya tak seperti ayah saya. Ayah saya (Soekarno, red) itu sangat dinamis, orangnya bisa spontan, humoris. Kalau ketemu Pak Hatta, langsung saya juga harus sangat bersikap baik. Artinya bahasa Indonesia beliau sangat runtut, beliau orang sangat disiplin. Saya khawatir kalau telat (saat bertemu Hatta, red)," jelas Megawati.

"Kalau sudah datang dulu ke rumah Pak Wakil Presiden, saya rasakan 'tekanan batin'. Karena saya ini aslinya agak nakal, ujar Megawati sambil tertawa. Sebab kalau saya bermain, saya sukanya panjat pohon. Tapi di sana saya kan tak bisa memanjat pohoh”, tambahnya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X