Ibu Hamil dan Menyusui BIsa Divaksin, Skrining Harus Secara Rinci dan Teliti

- Kamis, 12 Agustus 2021 | 08:36 WIB
Ilustrasi ibu hamil. (suaramerdeka.com / dok)
Ilustrasi ibu hamil. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyatakan, wanita hamil dan ibu menyusui sudah bisa mendapat vaksin Covid-19.

Namun, untuk proses skrining terhadap dua target sasaran itu, harus dilakukan secara rinci dan teliti.

Bagi ibu hamil, kata Wiku, proses skrining atau penafisan kepada harus dilakukan secara detail dibandingkan sasaran lain.

Kemudian, vaksin Covid-19 hanya bisa diberikan kepada ibu hamil yang usia kandungannya sudah 13 minggu dan berada di trimester kedua kehamilan.

Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 Pekalongan: 100 Anak Usia 12 Tahun ke Atas Terima Dosis Pertama

"Jika memiliki penyakit penyerta dalam kondisi terkontrol dan tidak ada komplikasi akut, maka vaksin dapat diberikan," Wiku dalam Keterangan Pers Perkembangan Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Selasa (10/8/2021) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Vaksin bagi wanita hamil, sesuai rekomendasi Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional atau Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI). Sementara Kementerian Kesehatan menyatakan vaksinasi Covid-19 aman bagi ibu menyusui.

Di samping itu, Kementerian Kesehatan menyatakan vaksinasi Covid-19 aman bagi ibu menyusui.

Namun, sebelum divaksin para ibu menyusui diharuskan berkonsultasi tentang kondisi kesehatannya dengan dokter, atau tenaga kesehatan terlebih dahulu. Dan berada dalam kondisi prima untuk menerima vaksin.

Baca Juga: Gunung Merapi Erupsi: Aktivitas Warga Tak Terpengaruh, Harga Panen Anjlok

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

13 Tokoh Ini Berjasa di Balik Lahirnya Sumpah Pemuda

Minggu, 24 Oktober 2021 | 08:26 WIB

Vaksinasi dan Prokes Kunci Pulihnya Sektor Parekraf

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 21:52 WIB
X