Baliho Capres Marak, Pengamat: Bukti Banyak Elite Politik Miskin Empati pada Rakyat

- Rabu, 11 Agustus 2021 | 08:36 WIB
Baliho Capres (galemedia.pikiran-rakyat.com)
Baliho Capres (galemedia.pikiran-rakyat.com)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Pandemi Covid-19 yang tengah melanda Indonesia tidak menyurutkan langkah para elite politik untuk terus berkompetisi dalam upaya menarik atensi publik jelang kontestasi politik 2024.

Hingga saat ini diketahui sejumlah elite politik telah menggunakan berbagai cara untuk meraih simpati publik.

Di antaranya menggunakan pemasaran politik dengan baliho dan billboard di sejumlah wilayah Indonesia.

Pengamat politik dari Institute for Digital Democracy (IDD) Yogyakarta, Bambang Arianto menilai bahwa langkah para elite politik yang mendongkrak popularitas di tengah pandemi Covid-19 tentulah kurang tepat.

Baca Juga: Pemerintah Tak Bisa Terus Menekan IHT, Produk Sudah Cukup Berat Terbebani Pajak

Apalagi hingga saat ini masyarakat tengah berjuang keras menghadapi pandemi Covid-19 dan krisis ekonomi yang berkepanjangan,” kata dia.

Bambang menyebut, langkah para elite politik mendongrak popularitas di tengah pandemi Covid-19 sebagai bukti bahwa para elite politik tersebut sangat minim empati kepada rakyat.

Padahal, elite politik sejatinya harus selalu berempati terhadap persoalan riil rakyat secara kekinian.

Artinya, ketika terjadi pandemi Covid-19 sejatinya elite politik harus lebih giat memberikan bantuan kepada rakyat, bukan justru sebaliknya dengan sibuk mencari popularitas semata.

Baca Juga: Panggung 'Puisi dan Doa Corona' PWI Jateng, Ganjar, Atal, dan Para Tokoh Akan Tampil

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

13 Tokoh Ini Berjasa di Balik Lahirnya Sumpah Pemuda

Minggu, 24 Oktober 2021 | 08:26 WIB

Vaksinasi dan Prokes Kunci Pulihnya Sektor Parekraf

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 21:52 WIB
X