Kejari Yogyakarta Sidik Dugaan Korupsi Kredit Bank Jateng, Kasi Pidsus: belum Ada Tersangka

- Selasa, 10 Agustus 2021 | 10:51 WIB
Ilustrasi korupsi./Pixabay/mohamed_hasan (Amelia Hapsari)
Ilustrasi korupsi./Pixabay/mohamed_hasan (Amelia Hapsari)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com -Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Yogyakarta masih menyidik kasus dugaan korupsi kredit yang disalurkan oleh Bank Jateng Cabang Yogyakarta.

Pinjaman tersebut dikucurkan sebagai dana termin proyek bagi dua perusahaan yakni PT MAR dan PT DFI pada tahun 2018-2019.

Dari hasil pemeriksaan awal disinyalir dua perusahaan itu dijalankan oleh satu induk manajemen yang masih ada sangkut paut hubungan kekeluargaan.

Baca Juga: Pemecatan Pinangki Dinilai Terlambat, Hinca: Peristiwa Ini Wajid Dievaluasi

"Kami masih melakukan penyelidikan terhadap perkara ini. Belum ada tersangka," kata Kasi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Yogyakarta Lilik Andriyanto saat dikonfirmasi, Selasa, 10 Agustus 2021.

Modus operandi kasus ini berawal dari penyaluran program Kredit Proyek oleh Bank Jateng.

Program ini berupa pemberian pinjaman tanpa jaminan bagi pemenang lelang.

Baca Juga: Usai Kasus Pinangki, Internal Kejaksaan Perlu Perbaikan Selesaikan Perkara

Fasilitas layanan kredit itu dimanfaatkan oleh PT MAR dan DFI dengan mengajukan pinjaman untuk 39 proyek senilai kurang lebih Rp 62 miliar.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berhasil Kabur, Bandar Narkoba Tabrak Anggota Polisi

Senin, 22 November 2021 | 11:58 WIB

Sepanjang 2021, Polri Tangani 69 Kasus Mafia Tanah

Jumat, 19 November 2021 | 15:11 WIB
X