Bappenas Siap Helat KSAN 2021, Tegaskan Komitmen Air Minum dan Sanitasi Aman

- Selasa, 10 Agustus 2021 | 09:00 WIB
Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Kementerian PPN/Bappenas J. Rizal Primana saat membuka Kick Off Meeting KSAN 2021. (suaramerdeka.com / dok)
Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Kementerian PPN/Bappenas J. Rizal Primana saat membuka Kick Off Meeting KSAN 2021. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com – Kementerian PPN/Bappenas akan menyelenggarakan Konferensi Air Minum dan Sanitasi (KSAN) 2021 pada November mendatang

Acara yang digelar kedelapan kalinya, melalui Kelompok Kerja Pembangunan Perumahan, Permukiman, Air Minum dan Sanitasi Nasional,  bertema “Aksi Nyata Membangun Akses Air Minum dan Sanitasi Aman untuk Semua”.

Hal itu diungkapkan Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Kementerian PPN/Bappenas J. Rizal Primana saat membuka Kick Off Meeting KSAN 2021 yang dihelat secara daring pada Jumat (6/8), sebagai rangkaian Road to KSAN 2021

"Tujuan utama pelaksanaan KSAN adalah memperkuat profil air minum dan sanitasi dalam upaya memenuhi target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals pada 2030 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 dalam meningkat air minum dan sanitasi,” jelas Rizal.

Baca Juga: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Pertama Capai 50 Ribu Orang, Jangkau 24,31 Persen dari Target

Lebih jauh, KSAN 2021 akan menjalin kolaborasi dan mengikat komitmen dengan pemangku kepentingan melalui kebijakan penyediaan air minum dan sanitasi yang aman.

Kemudian, berperan sebagai media publikasi dan advokasi menuju Sanitation and Water for All Sector Minister’s Meeting yang akan diselenggarakan Mei 2022.

“Air minum dan sanitasi merupakan aspek penting yang perlu dituntaskan segera. Berbagai bukti dampak air minum dan sanitasi penyediaan air minum dan sanitasi yang aman dapat mengurangi indeks penyakit sebesar 0,39 persen, berdasarkan data WHO pada 2020."

"Anak yang tinggal tanpa sanitasi yang aman lebih rentan terhadap stunting sebesar 0,87 kali. Rata-rata investasi USD 1 akan memberikan manfaat USD 5,5 dan untuk sektor air minum memberikan manfaat sebesar USD 2,” jelas Deputi Rizal.

Baca Juga: Luncurkan OSS Berbasis Risiko, Presiden Joko Widodo Berharap Iklim Kemudahan Indonesia Semakin Baik

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X