PPKM Level Dianggap Berhasil di Jabar, Pelonggaran Kegiatan Ekonomi Siap Dilakukan

- Senin, 9 Agustus 2021 | 16:58 WIB
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kami. SM/Dok
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kami. SM/Dok

BANDUNG, suaramerdeka.com - PPKM Level dianggap berhasil menurunkan kasus Covid-19 di Jabar. Hanya saja, untuk mengimbangi pencapaian itu dengan vaksinasi yang massif masih harus kerja keras.

Indikator penurunan itu di antaranya dari tingkat keterisian rumah sakit yang terus menyusut.

Bed occupancy rate (BOR) di Tatar Pasundan menjadi 42 persen dari puncak yang sempat menyentuh angka 91 persen.

Dengan kondisi itu pula, dengan tetap mempertimbangkan arahan pusat, pelonggaran terutama yang menyangkut aktivitas ekonomi bakal dilakukan.

Baca Juga: Update Covid 9 Agustus: Bertambah 29.709, Kasus Harian Covid-19 Total Saat Ini 3.686.840 Orang

"Jumlah kabupaten dan kota yang turun level ke PPKM 3 pun hampir duapertiganya sehingga ada penyesuaian-penyesuaian kegiatan ekonomi yang diharapkan dari perdagangan dan mal," kata Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dalam keterangannya, Senin (9/8).

Meski menurun, dan opsi pelonggaran diambil, RK menyatakan bahwa langkah tersebut harus diimbangi dengan sasaran vaksinasi yang semakin meluas.

Terlebih Jabar mempunyai penduduk sekitar 50 juta sehingga strategi yang dijalankan harus benar-benar tepat.

Di antaranya harus mengejar target penyuntikan hingga 500 ribu dosis perhari. Saat ini, tingkat penyuntikan perhari baru mencapai 150 ribu perhari.

Baca Juga: Persiapan Liga 1, PSIS Tingkatkan Series Rondo dan Running

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gita Amperiawan Jadi Dirut DI yang Gres

Jumat, 28 Januari 2022 | 00:13 WIB
X