KPU Diminta Introspeksi Terkait Putusan MA

- Sabtu, 15 September 2018 | 18:00 WIB
Foto: istimewa
Foto: istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Polemik terkait calon anggota legislatif mantan narapidana korupsi, dinilai telah usai dengan lahirnya putusan Mahkamah Agung. Sehingga, persoalan hak politik hanya bisa dicabut melalui proses hukum yang berlaku.

 "Yaitu, ketentuan UU atau putusan pengadilan. Sehingga siapapun dia, tidak ada yang bisa mencabut hak politiknya. Begitu juga tidak ada lembaga yang boleh mencabut hak politik orang lain, selain pembentuk UU melalui UU dan pengadilan melalui putusannya," kata anggota Divisi Kajian Komite Independen Pemantau Pemilu Indonesia Andrian Habibi, Sabtu (15/9).

Menurutnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu kiranya melakukan intropeksi diri dan menimbang putusan MA. Sebab, tetap maju dalam perlawanan adalah suatu hal yang konyol.

"Bayangkan saja bila KPU harus berhadapan dengan Kementerian Dalam Negeri, Komisi II DPR, Mahkamah Konstitusi, MA yang telah mengeluarkan putusan terhadap hak politik serta Badan Pengawas Pemilu. Bagaimanapun, KPU tidak mungkin terus ngotot melawan Putusan MK, Putusan MA, UU Pemilu dan Putusan Bawaslu," ujarnya.

Dia menambahkan, langkah KPU bukan lagi soal subtansi perjuangan anti korupsi. Akan tetapi merupakan persoalan hak asasi dan tertib hukum.

 "Sehingga, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu perlu mengingatkan Komisioner KPU. Hal itu dalam upaya menjaga stabilitas penyelenggara pemilu dan mengimbau untuk menurunkan tensi sengketa antara KPU dengan Bawaslu," tandasnya.

 Di lain sisi, kata dia, perjuangan anti korupsi masih bisa dilakukan. Adapun cara yang paling mungkin adalah dengan 'merumahkacakan' caleg mantan narapidana korupsi.

 "Data caleg bermasalah itu dihimpun, dianalisis dan dikaji lalu dikurung dalam bentuk sosialisasi caleg berintegritas kepada pemilih. Sehingga, pemilih di dapil caleg mantan narapidana korupsi, bisa mengambil keputusan hak memilih," tegasnya.

Tidak Memilih

Halaman:

Editor: Adib Auliawan

Tags

Terkini

X