Oh Ini! Alasan JPU Menuntut 8 Tahun Penjara Ricky Rizal dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J

- Selasa, 17 Januari 2023 | 09:30 WIB
Ricky Rizal (foto: PMJ News)
Ricky Rizal (foto: PMJ News)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Ricky Rizal merupakan salah satu terdakwa perkara pembunuhan Brigadir J, yang dituntut oleh JPU hukuman pidana selama 8 tahun penjara.

JPU mempertimbangkan beberapa hal yang menjadikan Ricky Rizal diberikan tuntutan hukuman 8 tahun penjara itu.

Salah satunya yang memberatkan RIcky Rizal mendapatkan tuntutan dari jaksa adalah keterangannya yang terlalu berbelit-belit.

Baca Juga: Terungkap! Rupanya TV Tabung Tanpa STB Bisa Digunakan untuk Menyaksikan Siaran TV Digital, Begini Caranya

Bahkan dalam persidangannya, terdakwa Ricky Rizal tidak mengakui perbuatannya.

“Terdakwa berbelit-belit dan tidak mengakui perbuatannya dalam memberikan keterangan di persidangan,” ujar jaksa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, 16 Januari 2023.

Tak luput juga, Ricky Rizal juga terlibat dalam perkara yang mengakibatkan meninggalnya Brigadir J sehingga memberatkan tuntutan.

Baca Juga: Gratisss! STB bagi Masyarakat Tak Mampu dari Kominfo, Buruan Segara Pesan

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Ricky Rizal Wibowo dengan pidana penjara selama 8 tahun dikurangi selama terdakwa menjalani tahanan sementara dengan perintah terdakwa tetap ditahan,” ujar Jaksa dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Jaksa juga menyebutkan jika perbuatan yang dilakukan Ricky dalam keterlibatan pembunuhan Brigadir J tak seharusnya dilakukan sebagai pihak penegak hukum.

“Perbuatan terdakwa mengakibatkan hilangnya nyawa korban Nofriansyah Yoshua Hutabarat dan duka mendalam bagi keluarga korban,” jelas jaksa dikutip dari PMJ News.

Baca Juga: Kominfo Memang Baik, karena Sudah Berbagi STB Gratis ke Masyarakat Tak Mampu, Ini Cara Cek Nama Penerima STB

Dalam perkara tersebut, Kuat Ma’ruf didakwa melanggar Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 56 ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X