10 Persen Generasi Milenial Setuju Pancasila Diganti Ideologi Lain, Bamsoet: Ini Bisa jadi 'Bom Waktu'

- Sabtu, 7 Agustus 2021 | 17:32 WIB
Foto: Bamsoet.com
Foto: Bamsoet.com

JAKARTA, suaramerdeka.com - Survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) mencatat masih ada sekitar 10 persen generasi milenial yang setuju untuk mengganti Pancasila dengan ideologi lain.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo pun prihatin kurangnya nasionalisme pada generasi milenial ini dapat menjadi ‘bom waktu’ bagi Indonesia.

“Jika tidak disikapi dengan hati-hati dan bijaksana, akan menjadi 'duri dalam daging' dalam pembangunan wawasan kebangsaan. Bahkan dapat menjadi 'bom waktu' yang dapat meledak ketika mendapatkan momentum," kata Bamsoet, sapaan akrabnya, seperti dikutip dari ANTARA di Jakarta, Sabtu.

Baca Juga: Kemenpora Janjikan Greysia/Apriyani jadi PNS Tanpa Tunjangan Hari Tua

Survei lain terkait Pancasila di kalangan milenial juga dilakukan selain CSIS. Komunitas Pancasila Muda merilis hasil survei mereka pada akhir Mei 2020. Tercatat ada sekitar 19,5 persen generasi muda menganggap bahwa Pancasila tidak relevan bagi kehidupan.

“Bahkan sebagian responden berpandangan Pancasila hanyalah istilah yang tidak benar-benar dipahami maknanya,” tutur Ketua MPR RI tersebut dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama Perhimpunan Pelajar Indonesia di Malaysia (PPI Malaysia) yang diselenggarakan di dalam jaringan.

Saat Kemerdekaan Indoensia genal 100 tahun, generasi milenial akan menjadi penerus estafet kepemimpinan. Bila tidak dibekali dengan wawasan kebangsaan dan semangat nasionalisme, maka akan berbahaya bagi Indonesia.

Baca Juga: Gibran Pasang Foto Profil Bareng Ganjar di Facebook, Netizen Kaitkan dengan Pilpres 2024

“Saat ini adalah waktu yang tepat bagi kita menyiapkan generasi muda bangsa untuk menyongsong era Indonesia Emas," ucap Bamsoet.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X