Penyelidikan Kematian Satu Keluarga Kalideres Dihentikan, Kombes Hengki Akui Sebagai Fenomena Unik

- Sabtu, 10 Desember 2022 | 08:24 WIB
Ditreskrimum Kombes Pol Hengki Haryadi. (YouTube/ Polri Tv Radio)
Ditreskrimum Kombes Pol Hengki Haryadi. (YouTube/ Polri Tv Radio)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Penyelidikan kasus yang menewaskan satu keluarga Kalideres pada Kamis, 10 November 2022 lalu resmi dihentikan.

Pemberhentian penyelidikan kasus kematian yang menewaskan satu keluarga di Kalideres ini resmi diungkapkan Ditreskrimum Kombes Pol Hengki Haryadi pada Jumat, 9 Desember 2022.

Keputusan diberhentikannya penyelidikan kasus Kalideres ini diambil berdasarkan pernyataan dari beberapa ahli, yaitu Puslabfor, Ahli Forensik, dan Ahli Sosiologi Agama.

Baca Juga: Terjawab Sudah! Ini Cara Kerja Set Top Box yang Bisa Bikin Siaran Televisi Jadi Bening, Ternyata....

Menurut pernyataan beberapa ahli, kematian satu keluarga Kalideres tidak ditemukan bukti bunuh diri maupun bukti adanya tindak pembunuhan.

“Tidak ditemukan adanya peristiwa pidana yang menyebabkan kematian empat orang di TKP tersebut,” jelas Kombes Pol Hengki Haryadi dilansir dari YouTube Polri Tv Radio

“Kemudian yang kedua, tidak ditemukan motif atau alasan kematian terhadap empat orang,” lanjutnya.

Baca Juga: Istimewa! Ini Dia 3 Ciri Orang dengan Ilmu Tinggi, Mungkin Kamu Punya Salah Satunya?

Berdasarkan penyelidikan yang dilakukan berbasis ilmiah, Hengki Haryadi mengungkap, kematian satu keluarga Kalideres merupakan kematian wajar dalam kondisi tidak wajar.

“Kami telah menemukan bahwa kematian yang terjadi di TKP Kalideres ini adalah kematian wajar dalam kondisi yang tidak wajar,” ungkapnya.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X