PDIP Minta Pemerintah Pastikan Aturan Soal Konstruksi Bangunan Tahan Gempa

- Jumat, 6 Agustus 2021 | 17:38 WIB
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto

 

JAKARTA, suaramerdeka.com - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meminta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono untuk memastikan tata ruang pembangunan Indonesia berdasarkan koridor strategis. 

Pesan Megawati itu disampaikan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto kepada Basuki, dalam webinar 'Antisipasi Dampak Ekonomi Terhadap 8 juta Tenaga Kerja Industri Jasa Konstruksi dan Jasa Pendukung Pada Masa Covid-19' yang digelar DPP PDIP, Jumat (6/8/2021). 

Di acara itu, selain Hasto dan Basuki, hadir Ketua DPP PDIP Bidang Industri, Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial, Nusyirwan Soedjono, Ketua OJK Wimboh Santoso, Wadirut Bank Mandiri Alexandra Askandar, Dirut Waskita Karya Destiawan Soewardjono; dan Dirut PT Jaya Konstruksi Sutopo Kristanto. Pesertanya adalah ratusan kepala daerah serta pengurus PDIP seluruh Indonesia. 

Baca Juga: DPP LVRI Menggelar Lomba Karyq Tulis dan Membuat Poster Berhadiah Total Puluan Juta

Hasto mengaku melaporkan acara itu kepada Megawati, dan sang presiden RI Kelima langsung menitipkan salam sekaligus pesannya. 

"Bu Megawati menyampaikan salam dan mengingatkan tak hentinya agar Kementerian PUPR terus mendorong kebijakan tata ruang, pastikan seluruh upaya pembangunan Indonesia Raya didasarkan koridor strategis," kata Hasto menyampaikan pesan dari Megawati

Terkait itu, disampaikan Hasto, pada 1958, Proklamator dan Presiden RI Pertama, Ir.Soekarno, menetapkan berbagai bentuk koridor strategis. Misal di Sumatera akan menjadi pusat perkebunan Indonesia. Di Jawa, tata ruangnya adalah Industri Jasa. Di Bandung, menjadi pusat industri pertahanan. 

Kalimantan menjadi pusat pemerintahan sekaligus pusat kekuatan Angkatan Udara. Di Maluku, disiapkan menjadi pusat industri maritim. Dan di Papua, menjadi pusat pertahanan kelautan Indonesia. 

"Bu Mega mengingatkan konsepsi tata ruang harus disiapkan dengan sebaiknya. Sehingga pembangunan Indonesia Raya dilaksanakan dengan visi jangka panjang, walau pemerintahan hanya maksimal 10 tahun sesuai periodisasinya," beber Hasto. 

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Pintu Nasdem Terbuka Lebar untuk Ridwan Kamil

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:36 WIB

Menyikapi Penurunan Kualitas Demokrasi Selama Pandemi

Kamis, 2 Desember 2021 | 21:23 WIB
X