Testing Harus Disesuaikan dengan Kondisi Kasus, Wiku: Layaknya Lawan Sulutan Api

- Jumat, 6 Agustus 2021 | 11:24 WIB
 Jubir Pemerintah untuk Covid-19, Wiku Adisasmito. (suaramerdeka.com / dok) (Murdiyat Moko)
Jubir Pemerintah untuk Covid-19, Wiku Adisasmito. (suaramerdeka.com / dok) (Murdiyat Moko)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Jika merujuk Badan Kesehatan Dunia atau WHO, strategi testing di setiap daerah yang sudah disesuaikan untuk desa/kelurahan harus disesuaikan dengan kondisi kasus yang ada.

Jika di daerah tidak ditemukan kasus positif, maka fokus penanganan dilakukan pada pemantauan dan surveilans kasus secara konsisten.

"Jika terjadi kemunculan kasus sporadik atau kemunculan kasus yang dinamis, maka lakukan testing. Pelacakan kontak erat dan perawatan lanjutan dari kasus konfirmasi," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito.

Jika terjadi kemunculan kasus dalam suatu klaster, maka selain upaya 3T maka perlu investigasi epidemiologis yang dilakuan sebagai upaya lanjutan.

Baca Juga: Menko Airlangga: Informasi Geospasial Sebagai Dasar Perencanaan Pembangunan Ekonomi dan Sosial

Kemudian, jika sudah ditemukan banyak kasus di komunitas, maka upaya 3T tidak hanya kepada kasus positif, namun juga kepada kontak erat, maupun orang bergejala ringan maupun berat.

Selain itu, prinsip prioritas testing juga harus ditetapkan mengingat beberapa daerah memiliki keterbatasan dalam kapasitas testing.

Jadi, diutamakan kasus bergejala dilanjutkan kasus kontak erat tanpa gejala untuk dilakukan testing.

Baca Juga: Wakil Jaksa Agung Minta PPPJ Harus Jadi Prioritas Perhatian Para Jajaran

Dengan mempertimbangkan hal-hal ini maka apa yang terjadi di lapangan dapat tergambar dengan baik, sehingga menjadi landasan pengambilan keputusan lanjutan yang tepat.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X