Bantuan Stimulan Rumah Terdampak Gempa Cianjur Diserahkan, Presiden: Jangan Dipakai Beli Sepeda Motor

- Jumat, 9 Desember 2022 | 09:12 WIB
Presiden Jokowi menyerahkan langsung bantuan stimulan untuk perbaikan rumah warga terdampak gempa Cianjur (BPMI Setpres)
Presiden Jokowi menyerahkan langsung bantuan stimulan untuk perbaikan rumah warga terdampak gempa Cianjur (BPMI Setpres)

CIANJUR, suaramerdeka.com - Presiden Joko Widodo menyerahkan langsung bantuan stimulan untuk perbaikan rumah warga terdampak gempa bumi Cianjur di Lapangan Tembak Tapal Kuda Yonif Raider 300, Kamis 8 Desember 2022.

Presiden Joko Widodo berharap, warga bisa segera memulai pembangunan rumahnya dengan melakukan pembersihan puing-puing bangunan akibat gempa Cianjur.

“Titipan saya agar pembangunannya segera dimulai, rumah-rumah yang runtuh segera dibersihkan dari puing-puing. Batu batanya yang bisa dipakai dibersihkan dipakai lagi. Kayunya yang bisa dipakai juga agar bisa dipakai lagi,” kata Presiden Joko Widodo seperti dikutip siaran biro pers istana.

Baca Juga: Bela Cristiano Ronaldo, Carlo Ancelotti: Dia Itu Sangat Mudah Dilatih..

Pada penyerahan bantuan tahap pertama tersebut, diserahkan sekitar 8.100 bantuan bagi warga yang rumahnya rusak akibat gempa Cianjur.

Presiden Joko Widodo mengatakan, pemerintah akan menambah nilai bantuan bagi warga berdasarkan tingkat kerusakan rumahnya masing-masing menjadi Rp 60 juta, Rp 30 juta, dan Rp 15 juta.

“Tadi malam hitung-hitung lagi, tadi pagi saya sudah juga menyampaikan ke Menteri Keuangan, ada uang atau tidak? Ternyata ada sedikit sehingga saya putuskan yang Rp 50 juta akan menjadi Rp 60 juta, yang Rp 25 juta akan menjadi Rp 30 juta, yang Rp 10 juta akan menjadi Rp 15 juta,” ujarnya.

Baca Juga: Pengesahan RKUHP Resahkan Kalangan Pers, SMSI Akan Gugat Melalui Mahkamah Konstitusi

Presiden Joko Widodo menjelaskan, uang bantuan tersebut nantinya bisa diambil oleh warga secara bertahap, tidak secara sekaligus.

Mekanisme tersebut dilakukan agar uang bantuan betul-betul bisa dimanfaatkan masyarakat 100 persen untuk pembangunan rumahnya dan bukan digunakan untuk kepentingan lainnya.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X