Berbarengan Dengan Kejadian Bom Bunuh Diri di Bandung, Sosok Umar Patek Pelaku Bom Bali I Resmi Bebas

- Kamis, 8 Desember 2022 | 18:07 WIB
Berbarengan Dengan Kejadian Bom Bunuh Diri di Bandung, Sosok Umar Patek Pelaku Bom Bali I Resmi Bebas (twitter @HastoSuprayogo)
Berbarengan Dengan Kejadian Bom Bunuh Diri di Bandung, Sosok Umar Patek Pelaku Bom Bali I Resmi Bebas (twitter @HastoSuprayogo)

suaramerdeka.com - Peristiwa bom bunuh diri yang terjadi pada hari Rabu, 7 Desember 2022 di Mapolsek Astana Anyar Bandung, menjadi perhatian publik tanah air serta mendapat sorotan dari pihak luar.

Di lain tempat pada hari yang sama, sosok Umar Patek salah satu otak dari pelaku bom Bali I resmi bebas bersyarat dari Lapas Kelas I Surabaya.

Meski kini ia dapat kembali menghirup udara bebas, Umar Patek harus menjalani program bimbingan yang berlangsung hingga 2030.

Baca Juga: Gak Punya HP buat Nonton TV Digital, Beli Saja Set Top Box yang Murah, daripada Beli HP Malah Lebih Mahal

Umar Patek dianggap telah memenuhi syarat administratif dan substantif untuk mendapatkan hak pembebasan bersyarat.

Dia telah menjalani dua per tiga masa tahanan, dinyatakan berkelakuan baik, dan telah mengikuti program pembinaan seperti yang termaktub dalam Undang-Undang Permasyarakatan.

Umar Patek dalam serangan Bom Bali I berperan sebagai peracik dan perakit bom Bali bersama Dulmatin, Abdul Ghoni alias Umar alias Wayan dan Sawad.

Baca Juga: Kominfo Hebat! Berikan Set Top Box Gratis ke Masyarakat Hanya dengan Mengisi NIK di Web ini, Wah Baik Banget

Patek merupakan satu pelaku dalam peristiwa pengeboman Bali pertama pada 12 Oktober 2002 Sari Club dan Paddy's Bar di Kuta.

Dalam peristiwa yang menewaskan 202 orang itu, pria asal Pemalang, Jawa Tengah itu berperan meracik dan merangkai bom.

Halaman:

Editor: Imron Rosadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X