Bom di Mapolsek Astana Anyar: Ledakan Diidentifikasi dari Bom Panci

- Kamis, 8 Desember 2022 | 09:12 WIB
Petugas berjaga di sekitar Mapolsek Astana Anyar. (suaramerdeka.com / Setiady Dwi)
Petugas berjaga di sekitar Mapolsek Astana Anyar. (suaramerdeka.com / Setiady Dwi)

BANDUNG, suaramerdeka.com - Sebelum meledak, pelaku serangan bom bunuh diri ke Mapolsek Astana Anyar, Kota Bandung itu sempat memaksa masuk.

Kala itu, para anggota Polri itu melakukan apel pagi di Mapolsek Astana Anyar, Rabu 7 Desember 2022 sekitar Pukul 08.00 Wib.

Melihat gelagat tersebut, sejumlah anggota menahannya untuk tak mendekat.

Baca Juga: 191 Bencana Alam Melanda Kabupaten Semarang, Tanah Longsor, Banjir dan Puting Beliung

Sejurus kemudian, pelaku mengeluarkan pisau yang diikuti suara ledakan. 

Salah satu anggota yang menahan gerak pelaku adalah Aiptu Sofyan.

Akibat terkena serpihan paku dan paku payung yang menjadi bahan bom tersebut, dia meninggal setelah sempat kritis.

Baca Juga: Energi Gunung Semeru Menurun, Aktivitas Didominasi Letusan-letusan Kecil

"Ledakan di dalam Mapolsek saat anggota apel pagi. Pelaku memaksa untuk mendekati anggota, sempat ditahan, tapi pelaku mengacungkan pisau, tiba-tiba ada ledakan," kata Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.

Total korban dalam kejadian serangan bunuh diri itu sebanyak 11 orang.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X