Alami Fluktuasi, Kemendag Jamin Stok Kedelai Aman dan Harga Tetap Terjangkau

- Kamis, 5 Agustus 2021 | 16:20 WIB
Ilustrasi kedelai./Pixabay/bigfatcat
Ilustrasi kedelai./Pixabay/bigfatcat

JAKARTA, suaramerdeka.com – Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengimbau para pelaku usaha tetap tenang meski harga kedelai mengalami fluktuasi.

“Fluktuasi harga kedelai dunia disebabkan komoditas kedelai asal Amerika Serikat yang masih belum memasuki masa panen. Sehingga, berdampak pada naiknya harga kedelai saat ini,” ujar Oke, dalam keterangan resminya, Rabu, 4 Agustus 2021.

Oke mengatakan, pemerintah menjamin ketersediaan kedelai secara nasional tetap aman dengan harga yang wajar dan terjangkau.

Fluktuasi harga ini, lanjut dia, diharapkan tidak menyurutkan para pengarajin tahu dan tempe untuk terus berproduksi agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan proteinnya dengan baik.

Baca Juga: Kapolri dan Panglima TNI Tinjau Vaksinasi Merdeka Candi di GOR Jatidiri Semarang

Berdasarkan tren harga yang dikutip dari Chicago Board of Trade (CBOT), harga kedelai dunia pada minggu keempat Juli 2021 sebesar USD 14,33/bushels (Rp8.924/kg landed price), naik sekitar 5,4 persen dibanding sebulan sebelumnya USD 13,60/bushels (Rp8.526/kg landed price).

Oke menjelaskan, dampak kenaikan harga kedelai dunia baru akan terasa bulan mendatang.

Dengan turunnya harga kedelai secara signifikan selama ini, para pengrajin diharapkan masih mendapatkan harga kedelai yang wajar dan terjangkau.

Saat ini, secara umum harga kedelai di tingkat pengrajin di kota-kota besar dan sentra produksi utama kedelai tetap terjaga sekitar Rp10.000/kg.

Baca Juga: Garena Apresiasi Greysia/Apriyani, Hadiahi Diamond Free Fire Gratis Seumur Hidup

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Target 8 Kursi, PKB Kota Semarang Gelar Evaluasi

Minggu, 26 September 2021 | 19:45 WIB

CSIS: Komunikasi Politik Airlangga Hartarto Kuat

Minggu, 26 September 2021 | 17:40 WIB
X