Dinamika di KIB Akan Berpengaruh pada Peta Politik Nasional, karena belum Punya Sosok Internal Kuat

- Rabu, 7 Desember 2022 | 21:11 WIB
KIB atau Koalisi Indonesia Bersatu.(suaramerdeka.com / dok Golkar)
KIB atau Koalisi Indonesia Bersatu.(suaramerdeka.com / dok Golkar)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pengamat politik dari Universitas Diponegoro, Teguh Yuwono mengatakan meski belum memiliki sosok internal KIB yang kuat, namun apapun pilihan mereka nantinya akan berpengaruh pada peta konstelasi Capres-Cawapres 2024.

Dinamika dalam tubuh Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) pada akhirnya akan mempengaruhi peta politik nasional.

“Sehingga tokoh-tokoh siapa yang diusung KIB sangat menentukan di dalam proses politik, kenapa kemudian panjang lebar lobi lobi, ya ada di situ,” ujar Teguh saat berbincang hari ini (7/12).

KIB terdiri dari Partai Golkar, PPP dan PAN.

Baca Juga: Ternyata HP Android Bisa Digunakan untuk Menonton Siaran TV Digital Tanpa Set Top Box, Ini Caranya

Ketiganya sampai saat ini masih solid berkoalisi, dan dikabarkan siap menerima partai baru bergabung.

“Kita lagi kerja untuk mendapatkan tambahan partai, jadi tunggu saja sampai ada tambahan partai," kata Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto beberapa waktu lalu.

Kemudian, kemarin Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengatakan, Partai Gerindra atau PKS boleh bergabung dengan KIB.

“Jadi kalau teori koalisi parpol itu semakin besar parpol maka semakin besar pula tantangan dan bargaining politiknya. Jadi tidak mungkin sebuah parpol bergabung tanpa ada kepentingan karena kepentingan ini yang kemudian nanti akan mengemuka, gabung dalam sebuah proses inisiasi politik bersama, atau proses target politik bersama,” ujar Teguh.

Baca Juga: Gak Usah Beli Set Top Box, Kenyataannya Ada yang Menyaksikan Siaran TV Digital Tanpa Set Top Box

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X