Insiden Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar Sebut-Sebut KUHP, Ada Apa Sebenarnya?

- Rabu, 7 Desember 2022 | 17:22 WIB
Ilustrasi patung yuridiksi. (pixabay.com/AJEL)
Ilustrasi patung yuridiksi. (pixabay.com/AJEL)

JAKARTA,suaramerdeka.com - Pada Rabu, 7 Desember 2022 telah terjadi insiden bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astana Anyar, Bandung.

Pelaku ditemukan tewas dilokasi kejadian setelah terjadi ledakan dengan kondisi tubuh yang mengenaskan.

Tidak jauh dari titik ledakan, terdapat sebuah motor yang terparkir di halaman polsek. Diduga motor tersebut milik pelaku.

Pada motor tersebut terdapat secarik kertas yang menyebut soal pengesahan KUHP yang diumumkan Selasa, 6 Desember 2022 kemarin.

Baca Juga: Pantes Aja Perkutut Tetangga Cepat Jinak dan Lulut, Ternyata Ini Trik dan Metode Rahasianya, Yuk Simak Caranya

Seperti tampak dalam foto yang diunggah oleh akun twitter @penjelajah01

“KUHP HUKUM syirik/kafir PERANGI PARA PENEGAK HUKUM SETAN QS. 9 : 29”, demikian yang tertulis di secarik kertas yang menempel di motor tersebut.

RUU KUHP ini sejak awal telah menuai banyak kontroversi karena banyaknya “pasal karet” didalamnya.

Bahkan hingga setelah pengesahaanya dalam sidang paripurna DPR RI kemarin, masih terdapat beberapa pasal yang berpotensi menjadi “pasal karet” tersebut.

Berikut daftar pasal yang disebutkan para ahli dapat berpotensi menjadi pasal karet, dilansir dari laman bphn.go.id.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X