Meski Dilanda Hujan Abu, Ponpes Dekat Gunung Semeru Ini Tak Mau Dievakuasi

- Senin, 5 Desember 2022 | 14:35 WIB
Petugas evakuasi sedang mendatangi pimpinan Ponpes terdampak erupsi gunung Semeru yang tidak mau dievakuasi. (TikTok/syaifularieef)
Petugas evakuasi sedang mendatangi pimpinan Ponpes terdampak erupsi gunung Semeru yang tidak mau dievakuasi. (TikTok/syaifularieef)

LUMAJANG, suaramerdeka.comGunung Semeru kembali erupsi pada 4 Desember 2022, tepat satu tahun sejak erupsi terakhir kali.

Gunung itu telah meletus sebanyak sepuluh kali dan mengeluarkan abu vulkanik yang begitu tebal hingga mengharuskan warga sekitar untuk mengungsi.

Lebih dari 2000 warga telah meninggalkan tempat tinggal mereka lantaran erupsi tersebut.

Namun, ada 16 orang di sebuah pondok pesantren (Pospes) dikabarkan tak mau melakukan evakuasi meski berada di zona merah.

Diketahui, ponpes itu bernama Pondok Pesantren Nurul Barokah Hidayah yang berada di Dusun Umbulan, Desa Supitutang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.

Baca Juga: Siaran TV Digital Mendadak Hilang dan Muncul EWS? Tenang, Cukup Tekan Tombol Ini Dijamin Beres

Akses jalan menuju ke desa tersebut hingga Dusun Curah Kobokan telah tertutup material panas Gunung Semeru.

Sayangnya, hal itu tak membuat hati pimpinan Ponpes tergugah untuk meninggalkan ponpes itu.

Penolakan dari pihak Ponpes itu direkam oleh salah satu petugas yang saat itu mendatangi mereka untuk dievakuasi.

Video yang diupload di tiktok syaifularieef itu mendapat banyak perhatian dari warganet.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X