Update Gempa Bumi Garut, BNPB: Empat Rumah dan Satu Bangunan Sekolah Rusak

- Minggu, 4 Desember 2022 | 10:54 WIB
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto S.Sos., M.M., memberikan keterangan resmi terkait gempabumi M 6.1 Garut dari Posko Darurat Gempabumi M 5.6 Cianjur, Pendopo Bupati Cianjur, Jawa Barat (foto: BNPB)
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto S.Sos., M.M., memberikan keterangan resmi terkait gempabumi M 6.1 Garut dari Posko Darurat Gempabumi M 5.6 Cianjur, Pendopo Bupati Cianjur, Jawa Barat (foto: BNPB)

CIANJUR, suaramerdeka.com - Gempa bumi M 6,1 melanda Garut, Jawa Barat, Sabtu (3/12) pukul 16.49 WIB.

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi berada di 7.51 LS dan 107.52 BT pada kedalaman 109 kilometer.

Menurut informasi BMKG, pusat gempa bumi Garut berada di darat dan tidak berpotensi tsunami.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto SSos MM. menyampaikan dalam keterangan resmi bahwa gempa bumi itu dirasakan cukup kuat selama 4-5 detik di Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Bandung.

Baca Juga: Pria Ini belum Puas, Meski TV Analog Sudah Pasang Set Top Box dan Terima Siaran TV Digital, Tambahkan Alat Ini

Suharyanto yang saat ini masih berada di Posko Darurat Bencana Gempabumi M 5.6 Cianjur pun turut merasakannya.

“Dirasakan cukup kuat selama 4-5 detik di Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Bandung,” jelas Suharyanto dilansir dari laman bnpb.

Sementara itu, data kerusakan yang dihimpun oleh Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB ada sebanyak empat rumah rusak dan satu unit sekolah juga mengalami kerusakan.

Di samping itu, ada satu warga Desa Putrajawa, Kecamatan Selaawi mengalami luka-luka dan sudah dibawa ke Puskesmas terdekat.

Baca Juga: WhatsApp Saja Nomor Ini, Kalau Ingin Dapat Set Top Box Gratis, Nyesel Kalau Tidak Kebagian Lohh

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X