Hasil Kajian PVMBG-Badan Geologi: Sesar Cimandiri Bukan Penyebab Gempa Cianjur

- Sabtu, 3 Desember 2022 | 07:48 WIB
Sebuah rumah porak poranda akibat gempa bumi Cianjur. (Twitter @mbak_wida)
Sebuah rumah porak poranda akibat gempa bumi Cianjur. (Twitter @mbak_wida)

BANDUNG, suaramerdeka.com - Hasil kajian Tim Tanggap Darurat PVMBG - Badan Geologi menyimpulkan bahwa gempa darat 5,6 yang mengguncang Cianjur bukan berasal dari aktivitas sesar Cimandiri.

"Sesar penyebab gempa bumi Cianjur pada 21 November 2022 belum terdefinisikan dan masih memerlukan kajian lapangan lebih rinci," kata Kepala PVMBG, Hendra Gunawan, Jumat 2 Desember 2022.

Berdasarkan data sebaran pusat gempa, jelasnya, mekanisme fokal, morfologi, sebaran kerusakan, dan hasil Interferometric Synthetic Aperture Radar (InSAR), diperkirakan garis sesar sumber gempa berorientasi barat baratdaya (WSW) - timur timurlaut (ENE), dengan mekanisme sesar geser mengiri dan mempunyai kemiringan bidang sesar (dip) ke arah selatan.

Baca Juga: Siaran Analog Kota Semarang Resmi Dimatikan! Segera Beralih ke TV Digital, Ini Daftar Frekuensinya

Dipaparkan, mengingat magnitudonya tidak terlalu besar, gempa tak menyebabkan pematahan yang menerus hingga permukaan (surface rupture).

Meski demikian, bagian patahan yang bergerak (rupture area) dapat diperkirakan dari area tempat berkumpulnya episenter gempa utama dan gempa-gempa susulan. 

"Area ini memanjang dengan arah baratdaya – timurlaut, mulai dari Warungkondang hingga Karang Tengah, sepanjang kurang-lebih 12 Km dan lebar 8 Km," katanya.

Baca Juga: Cek Prakiraan Cuaca Semarang 3 Desember 2022: Berawan Sepanjang Hari

Dengan membandingkan rupture area dengan lokasi kerusakan, nampak bahwa lokasi kerusakan paling parah berada di rupture area.

Sementara daerah di luar rupture area mengalami guncangan dengan intensitas lebih kecil. 

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X