Ruang Publik Harus Beri Jalan bagi ide Terbaik, Wahana Warga Negara untuk Berinteraksi

- Jumat, 2 Desember 2022 | 16:00 WIB
Budayawan yang juga vokalis Letto, Noe. (Youtube Cahaya Untuk Indonesia)
Budayawan yang juga vokalis Letto, Noe. (Youtube Cahaya Untuk Indonesia)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Demi munculnya ide-ide terbaik bangsa, ruang publik harus mampu memberikan jalan.

Sebab, ruang publik sejatinya merupakan wahana di mana warga negara bisa berinteraksi untuk merundingkan isu-isu bersama dalam berbagai sudut pandang.

Karena itu, akan sangat berbahaya jika ruang publik dipengaruhi untuk mengamini pemikiran satu atau segelintir orang saja.

Baca Juga: Duet Bareng Erick Thohir, Zulhas Pantau Harga Bahan Pokok di Semarang

Hal tersebut diungkapkan budayawan Sabrang Mowo Damar Panuluh atau yang akrab dikenal sebagai Noe, dalam acara Dialog Perubahan ”Surya Paloh: Pemikiran dan Langkahnya” yang diselenggarakan Sekretariat Kolaborasi Indonesia (SKI), di Jakarta, belum lama ini.

Menurut budayawan yang juga vokalis grup band Letto tersebut, masyarakat perlu menjaga agar ruang publik dapat menjadi arena interaksi gagasan secara sehat.

Inisiator aplikasi media sosial symbolic itu memprihatinkan kuatnya nuansa permusuhan dan kebencian dalam media sosial.

Baca Juga: RCTI Gelar Silet Awards 2022, Baim Wong Sebut Kepercayaan

”Kita dalam satu society (masyarakat) setuju dengan hak bicara, hak (menyampaikan) ide, dan lainnya. Namun, perlu diingatkan pula tanggungjawab komunal untuk menjaga kerukunan dan kebersamaan,” ujarnya.

Senada dengan Noe, mantan Wakil Ketua Komnas HAM Muhammad Nurkhoiron yang juga berbicara dalam acara tersebut menyayangkan maraknya hoax yang terus diproduksi untuk kepentingan politik elektoral.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X