Keinginan KIB Jadikan Demokrasi Pemilu Mendatang sebagai Pesta Rakyat, Pengamat: Jangan Sekadar Ucapan

- Jumat, 2 Desember 2022 | 19:00 WIB
Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) tidak ingin buru-buru tentukan Capres untuk Pilpres 2024 (Instagram/@golkar.indonesia)
Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) tidak ingin buru-buru tentukan Capres untuk Pilpres 2024 (Instagram/@golkar.indonesia)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Direktur Eksekutif Algoritma Aditya Perdana mengatakan, keinginan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) untuk menjadikan demokrasi pemilihan umum mendatang sebagai pesta rakyat adalah juga keinginan rakyat.

Namun dia mengingatkan, komitmen tersebut jangan sekadar ucapan.

“Namun demikian, pesan yang dimaksud pun harus dimaknai secara serius, bukan sekedar gimmick partai untuk meraih simpati publik dan kemudian malah mendapat cibiran publik,” kata Aditya.

Caranya tentu saja dengan politik yang sehat dan tidak transaksional.

Baca Juga: Alhamdulillah, Tanpa Set Top Box Bisa Menyaksikan Siaran TV Digital, Meski TV Analog belum Support TV Digital

“Hal yang dibutuhkan oleh pemilih menurut saya sederhana saja: partai dan politisinya tidak memulai memikat pemilih dengan uang dan tawarkan program yang konkrit dan nyata di dapil buat perubahan di masyarakat,“ kata Aditya.

KIB sendiri sejak awal hadir dengan Program Akselerasi Transformasi Ekonomi Nasional (PATEN).

Bahkan KIB sudah memiliki program atau gagasan tersebut sebelum mendeklarasikan Calon Presiden mereka.

“(Gagasan) Itu saja yang patut dilakukan parpol atau siapapun yang berkoalisi untuk membuat pemilih bahagia,” tandas Aditya.

Baca Juga: Senang Banget, Bisa Menyaksikan Siaran TV Digital pada TV Analog, Sudah Support TV Digital, Tanpa Set Top Box

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X