KIB Prioritaskan Airlangga sebagai Capres, Pengamat: karena Memiliki Karir Cemerlang

- Kamis, 1 Desember 2022 | 21:30 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (foto: Kemenko Perekonomian)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (foto: Kemenko Perekonomian)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) memprioritaskan Ketum Golkar Airlangga Hartarto untuk diusung sebagai Capres.

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Ujang Komarudin mengatakan hal itu positif karena Airlangga memiliki karir yang cemerlang.

“Hal apa yang mumpuni membuat dia pantas bersaing, pertama dia ketum partai besar, kedua dia Menko Perekonomian, ketiga selama ini dengan posisi Menko dia banyak berbuat untuk menjaga stabilitas ekonomi bangsa ini,” kata Ujang.

KIB terdiri dari Partai Golkar, PPP dan PAN.

Baca Juga: Masukin NIK! Salah Satu Syarat Cek Apakah Nama Sudah Tertera dan Layak Mendapatkan Set Top Box Gratis

Pada pemilu 2019 lalu Golkar adalah partai pemenang ke-2.

Kader dan massanya menyebar di seluruh indonesia, disebut siap untuk memenangkan partai dan mengusung Airlangga.

Sebelumnya Ketum PAN, Zulkifli Hasan mengatakan bahwa Ketum di KIB berani nyapres. Prioritas mereka adalah Golkar.

”Kalau ketua umum partai politik enggak berani nyapres terus bagaimana? demokrasi kita bagaimana? Oleh karena itu prioritas ya tentu Golkar sebagai pemenang pemilu nomor dua, pak Airlangga prioritas ya pantas layak pemenang pemilu nomor dua untuk jadi capres," kata Zulhas.

Baca Juga: Buat Apa beli Set Top Box? Televisi belum Support TV Digital Bisa Menerima Siaran TV Digital? Ini Rahasianya

Dalam tiap kali pertemuan, KIB menunjukkan kekompakan para ketum dan elit partai.

Mereka kompak, saling memuji dan memberi dukungan.

KIB memang itu, karena mereka sudah berkoalisi, sudah bersatu, satu rumah dilarang untuk bertengkar. Dan soal pujian Zulhas, hal positif dan penting bagi Airlangga,” sebut Ujang.

Namun ada pekerjaan rumah untuk Golkar dan KIB, adalah untuk menaikkan elektabilitas Airlangga agar bisa bersaing dengan calon lain.

Namun Zulhas sendiri tidak menutup kemungkinan ada nama-nama lain yang disebut dalam pertemuan KIB.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X