Blak-Blakkan, Richard Eliezer Ungkap Keinginan Ferdy Sambo Membunuh Yosua

- Kamis, 1 Desember 2022 | 15:31 WIB
Richard Eliezer mengungkapkan keinginan Ferdy Sambo untuk membunuh Yosua. (Tangkapan layar/Kompas TV)
Richard Eliezer mengungkapkan keinginan Ferdy Sambo untuk membunuh Yosua. (Tangkapan layar/Kompas TV)

JAKARTA, suaramerdeka.comRichard Eliezer atau Bharada E kembali bersaksi pada sidang lanjutan kasus dugaan pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J pada Rabu, 30 November 2022.

Eliezer menceritakan detik-detik sebelum akhirnya melakukan penembakan ke arah Yosua atas perintah dari Ferdy Sambo.

Awalnya pada Jumat, 8 Juli 2022, di hari penembakan, Eliezer diminta menemui Sambo yang menurutnya sedang dalam kondisi emosional.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Hal Pertama yang Kamu Lihat Menunjukkan Siapa Dirimu

Eliezer kemudian duduk di sofa. Di situ Sambo bercerita perihal peristiwa di Magelang pada hari sebelumnya.

Menurut keterangan Eliezer, Putri Candrawathi turut bergabung duduk di sofa itu sambil menangis.

"(Ferdy Sambo bilang) Yosua melecehkan Ibu di Magelang. Saya kaget, takut, karena kami ajudan di Magelang. Saya diam, dalam hati saya, 'Ini betul kah?'," kata Eliezer di depan majelis hakim.

Baca Juga: Nonton Siaran TV Digital Piala Dunia 2022 lewat HP, Gratis Kuota Internet, Seenak Itu? Bisa Kok!

Eliezer melanjutkan, Sambo saat itu sangat emosi. Sambo menyebut Yosua harus mati dan menyuruh Eliezer untuk melakukan penembakan.

"(Sambo bilang) 'Kurang ajar! Dia sudah nggak menghargai saya, dia menghina harkat martabat saya'. Emosi, nangis, muka merah. Sesekali dia diam nangis, dia bilang 'Memang harus dikasih mati anak itu, nanti kau yang tembak manusia itu'," lanjut Eliezer menirukan ucapan Sambo saat itu.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X