Penunjukan KSAL Yudo Margono sebagai Panglima TNI, DPR: Butuh Penguasaan Matra Laut yang Kuat

- Rabu, 30 November 2022 | 10:32 WIB
anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai NasDem Muhammad Farhan (foto: dpr.go.id)
anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai NasDem Muhammad Farhan (foto: dpr.go.id)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Penunjukan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI, dinilai tepat oleh anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai NasDem Muhammad Farhan sebagai suksesor Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI.

Melalu Mensesneg Pratikno, Surat Presiden (Surpres) perihal penunjukan Yudo Margono itu sudah dikirim Presiden dan diterima Pimpinan DPR pada, Senin 28 November 2022.

"Indonesia adalah negara maritim yang membutuhkan seorang Panglima TNI yang memiliki penguasaan matra laut yang kuat," ujar Farhan dalam keterangannya, Selasa, 29 November 2022 dilansir dari laman dpr.

Baca Juga: Gak Perlu Sedih, Televisi Tidak Support Digital dan Tak Muncul Scan, Atasi dengan Tips Ini Tanpa Set Top Box

Menurut Farhan, Laksamana Yudo Margono adalah sosok pemimpin militer yang berpengalaman dan sudah malang-melintang diberbagai penugasan.

"Laksamana Yudo Margono sudah membuktikan itu lewat tugas luar biasa sebagai Pangkogabwilhan 1 (Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan) dan KSAL," tandasnya.

Farhan menambahkan, kepemimpinan Jenderal Andika, khususnya dalam pembinaan personel harus bisa dilanjutkan Laksamana Yudo.

"Pada masa sekarang, kita memerlukan keberlanjutan program pembinaan personel TNI profesional dan netral yang telah dibentuk dasarnya oleh Jenderal Andika," ujarnya.

Baca Juga: Pria Ini Mengaku Susah Menerima Siaran TV Digital, Padahal Sudah Pakai Antena TV Digital dan Set Top Box

Legislator Dapil Jawa Barat I (Kota Bandung dan Kota Cimahi) itu menegaskan, salah satu tantangan Panglima TNI ke depan adalah mengawal program Kementerian Pertahanan mewujudkan Minimum Essential Force (MEF) pada 2024.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X