Wow, Demi Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Belasan Ribu Jalan Produk Impor Dibekukan

- Selasa, 29 November 2022 | 18:04 WIB
Ilustrai pelabuhan peti kemas untuk ekspor impor (suaramerdeka.com / dok)
Ilustrai pelabuhan peti kemas untuk ekspor impor (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA,suaramerdeka.com - Sejak Oktober lalu, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) RI membekukan dan menuruntayangkan 20.652 produk di sistem katalog elektronik.

Sebanyak 14.161 di antaranya merupakan produk impor yang dibekukan.

Sedangkan sisanya merupakan produk yang menetapkan harga tidak wajar serta tidak memiliki kesesuaian dengan penyedia yang terdaftar.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Pemberian Fasilitas Impor Garam Industri, Kejagung Sudah Tetapkan 5 Tersangka

Hal itu diungkapkan Ketua LKPP RI Hendrar Prihadi dalam Rakor Monev Inpres nomor 2 tahun 2022 yang diselenggarakan di ICE BSD Tangerang, Selasa (29/11/2022).

Rakor tersebut membahas peningkatan penggunaan produk dalam negeri dan produk UMK-Koperasi dalam rangka menyukseskan Program Bangga Buatan Indonesia.

Dalam kesempatannya, pria yang akrab disapa Hendi menegaskan bahwa upaya pembekuan dan turun tayang produk impor di sistem katalog LKPP dimaksudkan untuk memberi perlindungan pada produk dalam negeri.

Baca Juga: Belum Banyak yang Tahu, Ini Kalimat Bijak Tentang Gunung dari Para Tokoh, Nomor 29 Menyayat Hati

''Dalam perjalanan saya di LKPP didapati beberapa isu pengadaan terkait produk dalam negeri,''

Halaman:

Editor: Hendra Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X