Giki Argadiraksa Curi Uang Rakyat dan Rugikan Negara Rp 62 Milyar

- Sabtu, 26 November 2022 | 20:49 WIB
Ilustrasi pencurian uang rakyat (pixabay shameersrk)
Ilustrasi pencurian uang rakyat (pixabay shameersrk)

JAKARTA, suaramerdeka.com – Mulanya, Giki Argadiraksa adalah Direktur Keuangan PT Mega Daya Survey Indonesia.

Kini ia ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencurian uang rakyat (korupsi) Bank Jateng.

Tidak tanggung-tanggung, perbuatan tidak terpujinya itu membuat negara rugi hingga Rp 62 Milyar.

Baca Juga: Gratis Nonton Piala Dunia 2022, Tanpa Link Apalagi Berlangganan, Cukup Pasang Set Top Box TV Digital Murah ini

Setelah beberapa waktu yang lalu menjadi DPO atau daftar pencarian orang Bareskrim Polri.

Saat ini pencuri uang rakyat tersebut sudah diamankan oleh PJR Ditlantas Polda Metro Jaya.

Giki Argadiraksa diamankan ketika tengah berada di Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR).

Baca Juga: Andien Pamer Kenakan Kebaya Bareng: Ini Cerita Kebaya Kami

Tindak pencurian uang rakyat yang dilakukan Giki adalah terkait pemberian kredit proyek di tahun 2018 hingga 2019.

Kuat dugaan dalam proyek tersebut terjadi penyelewengan terhadap pengajuan tujuh fasilitas kredit proyek pada Bank Jateng cabang Jakarta.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, “Dalam proses pemberian kredit tersebut telah terjadi perbuatan melawan hukum,” dilansir dari pmjnews.com (26/11).

Baca Juga: Reaksi Warganet Twitter Soal Pendaftaran Kebaya ke UNESCO: Apa Kita Lupa Warisan Budaya Sendiri?

“hal tersebut terkait dengan persayaratan tidak terpenuhi dan komitmen fee sebesar 1% dari nilai pencairan kredit serta jaminan / Surat Perintah Kerja (SPK) fiktif” sambungnya.

Dan berikut ini rincian tujuh proyek yang disetujui oleh BPD Jateng Cabang Jakarta dengan total sebesar Rp.57 Miliar:

1. Proyek pengajuan kredit proyek tahun 2018 sebesar Rp35 Miliar, terdiri:

Halaman:

Editor: Imron Rosadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X