Dampak Merusak Gempa Cianjur, Geolog UGM: Sumber Dekat Permukaan, Magnitudo Cukup Besar

- Sabtu, 26 November 2022 | 08:00 WIB
Kondisi rumah warga yang terdampak gempa di Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Kamis (24/11). (Bidang Pengelolaan Data dan Sistem Informasi BNPB)
Kondisi rumah warga yang terdampak gempa di Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Kamis (24/11). (Bidang Pengelolaan Data dan Sistem Informasi BNPB)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Bencana gempa di Cianjur dinilai cukup dahsyat karena bisa menimbulkan kerusakan parah hanya dengan magnitudo 5,6 SR.

Bahkan gempa Cianjur juga memakan banyak korban jiwa, bahkan masih hilang karena tertimbun oleh reruntuhan bangunan. 

Selain itu, getaran gempa Cianjur juga terasa sampai ke wilayah Jakarta dan juga terjadi longsor di sebagian Jawa Barat.

Baca Juga: Kabar Buruk untuk Brasil! Neymar Cedera Pergelangan Kaki, Dipastikan Absen Kontra Swiss

Geolog UGM, Dr. Gayatri Indah Marliyani, ST., M. Sc., mengatakan bencana gempa yang baru saja terjadi karena magnitudo cukup besar M 5.6 dan hiposenter yang dangkal yakni 11 km.

Menurutnya, gempa bumi ini disebabkan pergerakan sesar aktif di darat. 

“Sumber gempa yang dekat dengan permukaan serta magnitudo yang cukup besar menyebabkan dampak merusak yang cukup meluas terutama di sepanjang jalur sesar tersebut,” kata Gayatri dikutip dari laman resmi UGM.

Baca Juga: Cek Prakiraan Cuaca Semarang 26 November 2022: Berawan, Waspada! Ada Potensi Hujan Ringan

Soal getarannya yang mencapai daerah DKI Jakarta, menurut Gayatri, efek guncangan terasa paling besar di area dekat dengan hiposente.

Di mana energi gempa terinisiasi dan mulai menyebar, mengakibatkan kerusakan signifikan di Cianjur dan Sukabumi. 

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X