Update Korban Meninggal Gempa Cianjur: 124 Teridentifikasi, 6 Antemortem dan 1 Tes DNA

- Jumat, 25 November 2022 | 16:56 WIB
Kabid DVI Rodokpol Pusdokkes Polri Kombes drg Ahmad Fauzi (humas.Polri.go.id)
Kabid DVI Rodokpol Pusdokkes Polri Kombes drg Ahmad Fauzi (humas.Polri.go.id)

CIANJUR, suaramerdeka.com - Gempa Cianjur Magnitudo 5,6 telah menimbulkan banyak korban jiwa, dalam hal ini Tim DVI Polri terus berupaya mengidentifikasi jenazah korban yang ditemukan.

Sebanyak 131 kantong jenazah korban gempa Cianjur diterima Tim Disaster Victim Indentification (DVI) Polri dan 124 korban meninggal di antaranya sudah teridentifikasi.

Kabid DVI Rodokpol Pusdokkes Polri Kombes drg Ahmad Fauzi menjelaskan bahwa Tim DVI Polri menerima satu kantong jenazah korban gempa Cianjur yang berisi potongan tubuh.

Baca Juga: Madrasah Robotic Competition Digelar, Jaring Bakat Siswa Madrasah Di Bidang Robotika

“Kami juga menerima satu kantong jenazah berisi body part atau bagian tubuh, sehingga total yang diterima itu 131 kantong jenazah,” ujar Kabid DVI Rodokpol Pusdokkes Polri Kombes drg Ahmad Fauzi saat konferensi pers Operasi DVI gempa bumi Cianjur di RSUD Sayang, Cianjur, Kamis (24/11/2022) dikutip dari laman humas.polri.

Ahmad mengatakan, tim DVI Polri awalnya sudah mengidentifikasi 123 jenazah yang sudah diserahkan ke pihak keluarga masing-masing hingga Rabu (23/11).

Selanjutnya, Ahmad menyebut ada satu jenazah menyusul sudah teridentifikasi pada hari ini.

Baca Juga: Puas 24 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2023, Intip Daftar Long Weekend dan Hari 'Kejepit' Kalender 2023

“Sedangkan pada Kamis ini, Tim DVI telah berhasil mengidentifik teridentifikasi pada hari ini.asi lagi satu jenazah dengan nomor PM062022 Cianjur 117. Cocok dengan data antemortem nomor 63. Teridentifikasi sebagai Nining, wanita 64 tahun, dengan alamat Sarampad, RT 01/02, Kecamatan Cugenang, Cianjur. Teridentifikasi berdasarkan sidik jari dan catatan medis,” urai dia.

Ahmad menjelaskan, saat ini masih ada enam jenazah yang masih menunggu kelengkapan data antemortem. Selain itu, kata Ahmad, ada satu jenazah berbentuk body part masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut berupa tes DNA.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X