Vaksin Covid-19 Bisa Sebabkan Kematian, Profesor Wiku: Itu Tidak Benar

- Rabu, 4 Agustus 2021 | 11:42 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. (suaramerdeka.com / dok) (Nugroho Wahyu Utomo)
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. (suaramerdeka.com / dok) (Nugroho Wahyu Utomo)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Baru-baru ini tersebar informasi dari pernyataan ahli virolog dari Prancis, Luc Montaigner yang menyebutkan bahwa vaksin covid-19 bisa menyebabkan kematian dua tahun kemudian usai divaksin.

Menanggapi informasi itu, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Profesor Wiku Adisasmito mengatakan, bahwa vaksin covid-19 bisa sebabkan kematian dalam kurun waktu dua tahun kemudian usai divaksin adalah tidak benar.

Menurut Profesor Wiku, bahwa kutipan itu keliru dikaitkan dalam meme berita palsu yang telah beredar.

Baca Juga: Sebanyak 3.000 Unit Oxygen Concentrator Diserahkan, Menkes: Terima Kasih Tanoto Foundation

Profesor Wiku juga membantah pernyataan terkait vaksinasi Covid-19 dapat menyebabkan varian baru muncul.

"Pada vaksin, virus yang digunakan sudah dimatikan, jadi virus yang tidak utuh dan virus yang sudah dirancang sedemikian rupa sehingga tidak mampu memperbanyak diri dalam tubuh," kata Profesor Wiku, seperti yang dikutip suaramerdeka.com dari pikiran-rakyat.com, rabu, 4 Agustus 2021.

Profesor Wiku meminta kepada masyarakat untuk benar-benar selektif dan bijak dalam memilih dan menyebarkan informasi.

Baca Juga: Berlangsung di Enam Daerah, Prioritas Vaksinasi Difabel di Zona Merah

Ini terkait banyaknya kabar tidak benar atau hoaks terkait penyebaran Covid-19 dan juga vaksinasi.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X