Berlangsung di Enam Daerah, Prioritas Vaksinasi Difabel di Zona Merah

- Rabu, 4 Agustus 2021 | 10:12 WIB
Angkie Yudistia (Agung PW)
Angkie Yudistia (Agung PW)

Ketersediaan Vaksin Angkie mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk menjamin ketersediaan vaksin bagi disabilitas.

Ini juga tak lepas dari amanah UU Nomor 8 tahun 2016 tentang penyandang disabilitas.

Mereka memiliki hak yang sama sebagai warga negara termasuk mendapat suntikan vaksin untuk meningkatkan kekebalan tubuh dalam melawan virus Covid-19.

''Kami akan terus mengampanyekan disabilitas bisa vaksin yang merupakan bagian dari gerakan Indonesia Bisa. Gerakan ini digagas untuk menciptakan kolaborasi dengan berbagai pihak sehingga terjadi sinergitas dalam upaya menghadirkan vaksin bagi disabilitas di Indonesia,'' tandasnya.

Ia mengapresiasi Kementerian Kesehatan, yang memberi kepercayaan untuk melakukan komunikasi lintas sektor terkait vaksin disabilitas.

Ini dilakukan setelah Indonesia mendapat hibah 450.000 vaksin jenis sinopharm dari Raja Uni Emirat Arab.

Segera Distribusikan Presiden Joko Widodo, jelasnya, minta untuk mendistribusikan kepada penyandang disabilitas yang berada di wilayah dengan risiko tinggi Covid-19.

Saat ini ada 255.000 vaksin jenis sinopharm yang disalurkan ke enam daerah oleh Kementerian Kesehatan.

Terkait data penerima serta validasi warga disabilitas, Angkie terus berkoordinasi dengan Kementerian Sosial serta Kementerian Dalam Negeri.

Staf Khusus Presiden juga melibatkan 98 komunitas disabilitas.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pintu Nasdem Terbuka Lebar untuk Ridwan Kamil

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:36 WIB

Menyikapi Penurunan Kualitas Demokrasi Selama Pandemi

Kamis, 2 Desember 2021 | 21:23 WIB
X