Penanganan Covid-19, Menko Airlangga: 3T dan 3M jadi Formula Dibarengi Kunci Sinergi Semua Pihak

- Selasa, 3 Agustus 2021 | 21:37 WIB
Menko Airlangga Hartarto (Cun Cahya)
Menko Airlangga Hartarto (Cun Cahya)


JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemerintah bersama TNI dan Polri terus memonitor perkembangan situasi Covid-19 di setiap daerah secara rutin dan merespon cepat dinamika yang terjadi di lapangan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa langkah bersama Pemerintah, TNI dan Polri menekan kasus Covid-19 akibat varian delta secara cepat di Kudus beberapa waktu lalu menjadi kisah keberhasilan yang harus dicontoh dan diterapkan di daerah lain.

Menurutnya beberapa poin kunci yang dapat dipelajari dari keberhasilan di Kabupaten Kudus antara lain penguatan 3T yaitu melakukan testing massif, tracing kontak erat, dan treatment bagi yang terkonfirmasi positif.

Lalu penyediaan isolasi terpusat di kabupaten dan desa agar tidak terjadi klaster di keluarga, mengaktifkan jogo tonggo dengan melibatkan relawan, pokdarwis, karang taruna, PKK dan update data setiap hari dari kades ke camat untuk diteruskan ke satgas kabupaten

Pengetatan wilayah hingga tingkat desa/RT dengan PPKM Mikro, menggenjot percepatan vaksinasi dengan melibatkan pihak swasta serta sinergi Pemerintah, aparat, dan kerjasama dari masyarakat.

“Strategi yang diterapkan adalah formula generik 3T dan 3M, tetapi sinergi yang sangat baik antara kecepatan respon Pemerintah pusat, keseriusan Pemda, ketegasan aparat, dan kepatuhan serta gotong royong masyarakat menjadi kunci. Hasilnya, angka kasus aktif dan BOR pada pada titik puncak 12 Juni sebanyak 2.342 dan 100% berhasil diturunkan hingga per tanggal 31 Juli sebanyak 228 kasus aktif dan BOR 14%,” katanya Menko Airlangga dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Lemdiklat Polri, Senin 2 Agustus 2021.

Baca Juga: Muamar Qadafi, Warga Solo yang buat Kevin Cordon Gemilang

Sementara itu dalam rangka penanganan pasien, Pemerintah terus meningkatkan kapasitas tempat tidur rumah sakit untuk Covid-19 dengan mewajibkan konversi hingga 40%, menambah fasilitas isolasi terpusat, memenuhi kebutuhan oksigen dengan membentuk Satgas Oksigen di daerah-daerah serta memenuhi kebutuhan obat-obatan dan alat kesehatan.

Percepatan vaksinasi juga terus dilakukan untuk segera mencapai target herd immunity. Saat ini lebih dari 67 juta dosis vaksin telah disuntikkan yang terdiri dari vaksinasi dosis ke-1 sebanyak 46,98 juta dosis dan vaksinasi dosis ke-2 sebanyak 20,05 juta.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Aniaya Teman Karaoke, 2 Pelaku Ditangkap

Jumat, 24 September 2021 | 20:12 WIB
X