Problem KIB Sejak Awal, Tidak Ada Stok Capres Internal Elektabilitas Tinggi, Pengamat: Airlangga Berpeluang

- Senin, 21 November 2022 | 22:39 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Dok. ekon.go.id)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Dok. ekon.go.id)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Direktur Eksekutif Citra Institute Yusa Fachran mengatakan, titik temu Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dalam memilih partai ada para sosok yang memiliki elektabilitas tinggi.

“Dari awal dibentuk sampai sekarang, problem KIB yaitu tidak ada stok capres dari internal yang elektabilitas tinggi. Kalaupun harus mendorong capres internal koalisi, tentu pak Airlangga Hartarto paling berpeluang, secara jumlah kursi Golkar paling besar dibandingkan PPP dan PAN. “ jelas Yusa.

Namun dari tiga nama Ketua Umum Parpol anggota KIB, hanya Airlangga yang dianggap paling berpeluang.

Baca Juga: Jangan Tergiur Set Top Box Kualitas Abal abal, Pilih yang Murah dan Fitur Lengkap serta Direkomendasikan

"Dengan catatan kalau Pak Airlangga tidak mengalami kenaikan elektabilitas secara signifikan dalam beberapa bulan kedepan, terutama dalam tahapan pencalonan dimulai," tambahnya.

"Kalau itu terjadi KIB punya skenario lain, Golkar harus realistis. Kalau mengambil sosok di luar koalisi, tentu tidak jauh dari tiga nama itu.” ungkap Yusa.

Tiga nama yang dimaksud adalah Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan yang memiliki elektabilitas tertinggi dalam berbagai survei.

Baca Juga: Hanya dengan Utak Atik Remote Bisa Menyaksikan Siaran TV Digital Tanpa Set Top Box? Ini Buktinya

Dari tiga nama tersebut, paling sering disebut adalah Ganjar Pranowo, yang mendapat dukungan dari kader PAN dan PPP.

Namun pada dasarnya tiap Parpol akan mengusung Ketum mereka.

“Maka harus diputuskan satu nama. Kelihatannya masih menimbang peta politik yang terjadi kedepan.” sebut Yusa.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X