Kembali Pimpin PP Muhammadiyah, Haedar Nashir: Kolektif, Kolegial dan Tersistem

- Minggu, 20 November 2022 | 19:53 WIB
Duet Haedar Nashir dan Abdul Mu'ti kembali memimpin PP Muhammadiyah sebagai ketua umum dan sekretaris umum periode 2022-2027. (suaramerdeka.com / dok)
Duet Haedar Nashir dan Abdul Mu'ti kembali memimpin PP Muhammadiyah sebagai ketua umum dan sekretaris umum periode 2022-2027. (suaramerdeka.com / dok)

SOLO, suaramerdeka.com - Duet Haedar Nashir dan Abdul Mu'ti kembali memimpin PP Muhammadiyah sebagai Ketua Umum dan sekretaris umum.

Sebelumnya, Haedar Nashir menjabat Ketua Umum Pengurus Pusat / PP Muhammadiyah periode 2015-2022, sementara Abdul Mu'ti sebagai sekretaris umum.

Penetapan Haedar Nashir sebagai Ketua umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti sebagai sekretaris umum periode 2022-2027 diambil dalam sidang pleno VIII Muktamar Muhammadiyah di Edutorium UMS di Sukoharjo, Minggu 20 November 2022.

Baca Juga: Cukup Pakai Tisu Aglonema Jadi Banyak seperti Milik Tetangga, Tunas Tumbuh hanya dalam Seminggu, Ini Caranya

Dalam pemilihan anggota PP Muhammadiyah sebelumnya, Sabtu 19 November 2022 malam, Haedar Nashir memperoleh 2.203 suara.

Kemudian, disusul Abdul Mu'ti di posisi kedua dengan perolehan 2.159 suara.

"Secara ringkas kami sampaikan bahwa rapat memutuskan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2022-2027 adalah Bapak Prof Dr Haedar Nashir MSi," kata Ketua Panitia Pemilihan, Ahmad Dahlan Rais.

Baca Juga: Cek Fakta: BPOM Cabut Izin Perusahaan Farmasi Pemalsu Bahan Obat, Ini 3 Modusnyà

"Rapat juga memutuskan Sekretaris Umum adalah Bapak Prof Dr Abdul Mu'ti," kata Dahlan Rais yang disambut tepuk tangan peserta dalam sidang pleno.

Haedar Nashir lantas memberi pidato perdananya usai ditetapkan sebagai Ketua umum PP Muhammadiyah periode 2022-2027,

"Saya dan Pak Mu'ti diberi amanah oleh 13 terpilih dan tadi sudah ditetapkan sebagai Ketua umum PP Muhammadiyah dan Pak Mu'ti sebagai sekretaris umum periode 2022-2027."

"Kami kolektif dan kolegial, tersistem sebagaimana karakter kepemimpinan Muhammadiyah. Saya posisinya sejengkal didepankan dan seinci ditinggikan. Tapi intinya kolektif, kolegial dan tersistem persyarikatan," kata Haedar Nashir.***

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X