Media Harus Punya Agenda Setting Tentang Keutuhan RI, Sukseskan Pemilu dengan Sebaik-baiknya

- Minggu, 20 November 2022 | 06:27 WIB
Suasana diskusi dengan media yang digelar KPU, dengan tema: Penguatan Sumber Daya Penyelenggara Pemilu Dalam Pelaksanaan Demokrasi 2024”, di Media Centre KPU. (foto dosen/ed dio)
Suasana diskusi dengan media yang digelar KPU, dengan tema: Penguatan Sumber Daya Penyelenggara Pemilu Dalam Pelaksanaan Demokrasi 2024”, di Media Centre KPU. (foto dosen/ed dio)

JAKARTA, suaramerdeka.com – Penyelenggara pemilu adhoc merupakan ujung tombak KPU.

Karena pertarungan atau kontestasi yang sesungguhnya dalam Pemilu maupun Pilkada 2024 ada di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Sehingga perlu merekrut orang-orang yang memiliki kemampuan, kualitas serta berintegritas.

Dalam waktu dekat KPU akan melakukan rekrutmen badan adhoc untuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di tingkat kecamatan dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat kelurahan/desa.

Baca Juga: Pria Ini Nekat Utak Atik Remote, Demi Bisa Menyaksikan Siaran TV Digital Tanpa Set Top Box, Begini Caranya

Rekrutmen PPK akan dimulai pada 20 November 2022 sedangkan PPS akan dimulai pada 18 Desember 2022.

Sehubungan dengan hal tersebut, KPU menggelar diskusi dengan media bertema, “Penguatan Sumber Daya Penyelenggara Pemilu Dalam Pelaksanaan Demokrasi 2024”, di Media Centre KPU, baru-baru ini.

Diskusi menghadirkan tiga narasumber, yakni, Ahsanul Minan, Akademisi Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA), Masykurudin Hafidz, INFID (International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) dan Agus Sulistriyono, CEO Promedia Teknologi Indonesia.

Narasumber pertama Minan mengungkapkan isu-isu strategis terkait rekrutmen badan adhoc.

Baca Juga: Buruan WhatsApp Nomor Ini, untuk Memesan Set Top Box Gratis, Agar Tidak Kehabisan

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X